Duel Sengit Espargaro Warnai Tes Shakedown MotoGP di Sepang

- Sabtu, 31 Januari 2026 | 19:40 WIB
Duel Sengit Espargaro Warnai Tes Shakedown MotoGP di Sepang

SEPANG – Di sore yang terik di Sirkuit Sepang, Aleix Espargaro berhasil menutup sesi tes shakedown MotoGP dengan cara yang spektakuler. Ia menjadi pembalap tercepat di hari ketiga dan terakhir pengujian itu. Catatan waktunya, 1 menit 57,137 detik, tak cuma yang terbaik untuk hari Sabtu (31/1/2026) itu, tapi juga sepanjang tiga hari shakedown berlangsung.

Yang bikin momen ini makin berkesan? Posisi kedua justru diisi oleh adiknya sendiri, Pol Espargaro. Selisihnya sangat tipis, cuma 0,126 detik. Duel sengit dua bersaudara itu jelas jadi tontonan utama, menunjukkan konsistensi dan performa yang sama-sama tajam di lintasan Malaysia.

“Ini awal yang bagus, tentu saja,” ujar Aleix usai turun dari motor.

“Tapi kita semua tahu, ini baru permulaan. Pekerjaan masih sangat panjang.”

Di belakang dua Espargaro, dua pembalap Yamaha berhasil menempel. Fabio Quartararo nyaman di posisi ketiga, sementara Alex Rins mengamankan tempat keempat. Jack Miller, yang sehari sebelumnya sempat menjadi yang tercepat, harus puas melengkapi lima besar. Catatan Aleix bahkan mematahkan rekor waktu Miller di hari kedua yang berada di angka 1 menit 57,908 detik.

Nah, buat yang bertanya-tanya, tes shakedown ini memang beda dengan tes resmi. Fokusnya lebih ke pengecekan teknis dasar motor. Makanya, nggak semua pembalap ikut. Cuma pembalap penguji, debutan, atau tim dengan status Konsesi D yang boleh turun. Itu sebabnya nama-nama besar seperti juara bertahan Francesco Bagnaia, atau Marco Bezzecchi dan Pedro Acosta, nggak kelihatan batang hidungnya di sini.

Mereka baru akan kembali beraksi di tes pramusim resmi, yang rencananya digelar di tempat yang sama, Sepang, mulai 3 Februari nanti.

Meski begitu, hasil shakedown tetap penting. Ia memberi gambaran awal, sebuah sneak peek, tentang arah pengembangan motor setiap pabrikan. Dan performa Aleix Espargaro bersama Honda kali ini, mau tak mau, mengirimkan sinyal yang cukup kuat. Setidaknya, mereka punya bahan bakar untuk optimisme menghadapi tes yang sesungguhnya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler