Banjir Rendam Denpasar, Evakuasi Berlangsung di Tengah Hujan Tak Henti
Denpasar digenangi air. Sejak Selasa dini hari, 24 Februari 2026, hujan deras yang mengguyur tanpa henti selama hampir sehari penuh akhirnya membanjiri sejumlah titik di ibu kota Bali itu. Situasinya masih belum membaik hingga berita ini diturunkan.
Proses evakuasi warga, termasuk beberapa wisatawan asing, terus dilakukan oleh tim gabungan. Mereka dievakuasi dari lokasi-lokasi dengan ketinggian air yang berbeda-beda, mulai dari lutut orang dewasa hingga yang lebih dalam.
Kawasan Jalan Pura Demak dan sekeliling Pasar Bali termasuk yang paling parah terdampak. Puluhan rumah di sana terendam banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar satu meter. Barang-barang berharga terpaksa ditinggalkan, sementara warga berusaha menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman.
Di sisi lain, kawasan komersial seperti Jalan Dewi Sri di Badung pun tak luput. Wilayah yang biasanya ramai oleh hiruk-pikuk wisatawan dan pengunjung mal ini kini sunyi, berubah menjadi hamparan genangan air yang luas. Akibatnya, banyak restoran dan toko terpaksa menutup sementara operasionalnya. Suasana mencekam jelas terasa.
Menurut sejumlah saksi, hujan dengan intensitas tinggi ini memang sudah diprediksi, namun dampaknya ternyata jauh lebih cepat dan masif dari perkiraan. Sampah yang menyumbat saluran air diduga memperparah genangan.
Hingga saat ini, hujan masih turun dengan intensitas sedang. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menghindari daerah-daerah rawan banjir. Tim SAR masih terus berjaga, bersiaga untuk kemungkinan evakuasi lebih lanjut.
Artikel Terkait
Pemerintah Pastikan Pembangunan Pabrik Bioetanol di Lampung Dimulai 2027
BMKG Peringatkan Kemarau Panjang di Sebagian Besar Wilayah Indonesia, Puncak Kekeringan Diprediksi Agustus 2026
Tersangka Ijazah Palsu Jokowi Desak Polisi Beri Kepastian Hukum, Roy Suryo Diminta Ditahan
KPPI Hentikan Penyelidikan Perpanjangan Bea Masuk Pengamanan Komponen Kulkas, Industri Dinilai Sudah Pulih