"Skema pajak ilegal Trump telah menyebabkan kerusakan jangka panjang," ujarnya. "Kerusakan itu dirasakan keluarga biasa, usaha kecil, dan para produsen yang terus dihantam gelombang tarif baru."
Namun begitu, jalan RUU ini untuk jadi undang-undang terbilang sangat terjal. Saat ini, kendali legislatif ada di tangan Partai Republik, sekutu utama Trump. Peluangnya untuk lolos dianggap tipis oleh banyak pengamat.
Di sisi lain, Trump sendiri tampaknya ogah-ogahan. Usai putusan Mahkamah Agung, dia memberi sinyal enggan mengembalikan uang tersebut. Alasannya? Dia berkilah bahwa putusan pengadilan tidak secara eksplisit memerintahkan pengembalian dana. Sikapnya itu memantik kritik lebih lanjut.
Jadi, meski desakan dari tiga senator itu keras, realitas politik di Washington bisa jadi penghalang terbesar. Perdebatan soal triliunan rupiah ini diprediksi masih akan berlarut-larut.
Artikel Terkait
Bupati Tulungagung Diperiksa Intensif KPK Usai OTT di Jawa Timur
Menteri ESDM: Kenaikan Harga Minyak ke USD100 Tak Perlebar Defisit APBN
Gapensi Desak Penyesuaian Harga Proyek Imbas Kenaikan Biaya Konstruksi
Menteri ESDM: Kenaikan Harga Minyak ke US$100 Tak Perlebar Defisit APBN