Masjid di Tepi Barat Dibakar Pemukim Israel di Bulan Ramadan

- Selasa, 24 Februari 2026 | 07:20 WIB
Masjid di Tepi Barat Dibakar Pemukim Israel di Bulan Ramadan

Bagi warga setempat, serangan ini punya maksud yang jelas: meneror. Apalagi di bulan puasa.

Salem Ishtayeh, warga lain, punya pandangan serupa. “Jadi mereka suka memprovokasi Anda dengan kata-kata. Bukan berarti mereka menyerang secara pribadi, mereka menyerang agama Anda, agama Islam,” katanya.

Ini bukan insiden tunggal. Data dari Kementerian Urusan Agama Otoritas Palestina menyebut, sepanjang 2025 saja, ada 45 masjid di Tepi Barat yang dirusak atau diserang oleh pemukim Israel.

Konteksnya lebih luas lagi. Serangan terhadap masjid ini terjadi di tengah gelombang kekerasan yang makin menjadi-jadi, baik dari pemukim maupun militer Israel, di berbagai penjuru Tepi Barat. Data PBB terbaru mencatat angka yang suram: setidaknya 1.094 warga Palestina di Tepi Barat tewas oleh pasukan dan pemukim Israel sejak perang di Gaza meletus pada Oktober 2023.

Dewan Hak Asasi Manusia PBB sendiri sudah memperingatkan hal ini. Mereka melihat pola kebijakan Israel di Tepi Barat mulai dari penggunaan kekuatan yang melanggar hukum secara sistematis, hingga penghancuran rumah-rumah warga sebagai sebuah upaya untuk mengusir masyarakat Palestina dari tanah mereka. Sebuah gambaran yang makin kelam di tengah bulan yang suci.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar