Pada praktiknya, nanti setiap nasabah BPD Papua yang mengambil produk pembiayaan akan otomatis mendapat perlindungan jiwa selama masa kredit. Logikanya sederhana: jika terjadi musibah meninggal dunia pada debitur, sisa pinjaman tidak jadi beban keluarga. Perusahaan asuransilah yang akan menanggungnya.
Di sisi lain, Sadar juga menekankan peran BPD Papua sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Bank ini punya tanggung jawab untuk mendorong pertumbuhan sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Kolaborasi dengan perusahaan asuransi seperti MNC Life membuka banyak peluang ke depan, mulai dari inovasi produk hingga program edukasi keuangan yang lebih masif.
Dari kubu MNC Life, kolaborasi ini dilihat sebagai langkah strategis. Managing Director Insurance Business Group sekaligus President Director MNC Life, Risye Dillianti, menyebut ini bagian dari upaya memperluas jangkauan perlindungan asuransi ke berbagai penjuru Indonesia.
"Kami melihat pentingnya sinergi antara perbankan dan asuransi dalam menciptakan rasa aman bagi nasabah. Melalui Asuransi Jiwa Kredit bersama BPD Papua, MNC Life ingin memastikan bahwa perlindungan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap fasilitas pembiayaan," papar Risye.
Jadi, kerja sama yang ditandatangani pekan lalu itu bukan akhir, melainkan justru sebuah awal. Kedua pihak membuka pintu lebar untuk pengembangan lebih lanjut. Masa depan layanan keuangan di Papua dan sekitarnya, tampaknya, akan semakin menarik untuk diikuti.
Artikel Terkait
Arab Saudi Resmi Tutup Visa Haji Furoda untuk Tahun 2026
Pemerintah Izinkan Maskapai Naikkan Fuel Surcharge hingga 38% Imbas Harga Avtur Melonjak
Pemerintah Tegaskan WFH untuk Swasta Hanya Imbauan, Bukan Kewajiban
Heineken Gelar Kampanye Fans Have More Friends, Tawarkan 7 Tiket ke Final Liga Champions