Peringatannya jelas: jika kebijakan ekspansionis Israel dan langkah-langkah melanggar hukum terus berlanjut, yang ada hanya akan memperburuk kekerasan. Konflik akan makin dalam, dan peluang perdamaian bisa sirna sama sekali. Karena itulah, mereka mendesak agar pernyataan-pernyataan provokatif seperti itu dihentikan.
“Kementerian-kementerian tersebut menegaskan komitmen teguh negara-negara mereka terhadap hak rakyat Palestina,” tegasnya. Hak untuk menentukan nasib sendiri dan mendirikan negara merdeka berdasarkan batas 4 Juni 1967. Itu prinsip yang tak bisa ditawar.
Lalu, apa sebenarnya yang diucapkan Huckabee sampai segininya reaksinya?
Dalam sebuah wawancara dengan jurnalis Tucker Carlson, dia berargumen bahwa Tuhan, menurut Alkitab, telah memberikan tanah itu kepada orang Yahudi. Wilayahnya membentang dari Sungai Nil sampai Sungai Eufrat yang pada dasarnya mencakup hampir seluruh Timur Tengah.
Dengan nada yang tak kalah mengejutkan, Huckabee menyimpulkan, “Tidak masalah jika mereka merebut semuanya.”
Pernyataan itu, yang kemudian dilaporkan ulang oleh beberapa media, jelas seperti bara yang dilemparkan ke tumpukan jerami. Dan sekarang, apinya mulai membesar.
Artikel Terkait
Arab Saudi Resmi Tutup Visa Haji Furoda untuk Tahun 2026
Pemerintah Izinkan Maskapai Naikkan Fuel Surcharge hingga 38% Imbas Harga Avtur Melonjak
Pemerintah Tegaskan WFH untuk Swasta Hanya Imbauan, Bukan Kewajiban
Heineken Gelar Kampanye Fans Have More Friends, Tawarkan 7 Tiket ke Final Liga Champions