Menlu Tegaskan Indonesia Tak Bayar Iuran USD1 Miliar untuk Bergabung dengan Dewan Perdamaian

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 17:20 WIB
Menlu Tegaskan Indonesia Tak Bayar Iuran USD1 Miliar untuk Bergabung dengan Dewan Perdamaian

Memang, sejumlah negara lain sudah lebih dulu mengangkat tangan. Kazakhstan, Azerbaijan, Uni Emirat Arab, hingga Kuwait disebut Sugiono telah menyatakan komitmennya. Totalnya mencapai sekitar USD7 miliar. Ini menunjukkan besarnya minyat global terhadap badan perdamaian baru ini.

Di sisi lain, Sugiono juga menekankan bahwa kontribusi finansial bukanlah satu-satunya jalan. Keanggotaan di BoP tidak melulu diukur dari uang. Ada bentuk partisipasi lain yang sama bernilainya.

“Prinsipnya, kontribusi itu bisa macam-macam. Ada yang berupa uang, ada juga yang mengirimkan pasukan perdamaian. Bahkan, ada pula yang kontribusinya perorangan, ditransfer langsung ke rekening di World Bank,” tambahnya.

Intinya, jalan untuk ikut berperan dalam misi perdamaian dunia ini terbuka lebar. Tidak hanya bagi negara dengan kocek tebal, tapi juga bagi yang ingin berkontribusi dengan cara lain.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar