Pemerintah Tegaskan Impor BBM AS USD15 Miliar Tak Tambah Kuota

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 09:50 WIB
Pemerintah Tegaskan Impor BBM AS USD15 Miliar Tak Tambah Kuota

Prinsip Keekonomian dan Tahapan Eksekusi

Meski telah menjadi bagian dari kesepakatan pemerintah, implementasi teknis pembelian ini tetap akan berpegang pada prinsip keekonomian. Pemerintah memastikan bahwa mekanisme pembelian, termasuk harga dan skema kontrak, harus bersifat kompetitif dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

“Yang pasti, dalam praktiknya akan memperhatikan mekanisme keekonomian yang saling menguntungkan, baik bagi pihak Amerika Serikat dan badan usahanya, maupun bagi pihak Indonesia,” tegasnya.

Kebijakan ini, menurut Bahlil, merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Saat ini, pemerintah sedang mempersiapkan finalisasi kesepakatan yang ditargetkan selesai dalam 90 hari ke depan. Setelah proses itu rampung, eksekusi pembelian akan segera dimulai.

“Begitu finalisasi selesai, maka langsung kita mulai tahapan eksekusi. Jadi ini langsung bisa berjalan agar tidak ada persepsi yang berbeda dari berbagai pihak,” pungkas Menteri Bahlil.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar