MURIANETWORK.COM - Iran mengancam akan memberikan respons militer yang keras jika Amerika Serikat melancarkan serangan terhadapnya. Peringatan tersebut disampaikan oleh diplomat tertinggi Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui surat resmi kepada Dewan Keamanan, menanggapi eskalasi militer AS di kawasan Timur Tengah yang melibatkan puluhan pesawat dan kapal perang, termasuk dua kapal induk. Ancaman ini muncul di tengah tenggat waktu yang diberikan pemerintahan baru AS untuk mencapai kesepakatan nuklir.
Peringatan Resmi di Forum Internasional
Dalam komunikasi formalnya, Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, menyampaikan posisi negaranya dengan tegas. Surat itu menegaskan bahwa segala bentuk agresi dari AS akan memicu balasan yang luas.
"Semua pangkalan, fasilitas, dan aset pasukan musuh di kawasan akan menjadi sasaran yang sah dalam konteks respons defensif Iran," tulis Iravani dalam suratnya.
Ia juga memperingatkan tentang konsekuensi yang bisa meluas dari tindakan sepihak Washington. "Amerika Serikat akan memikul tanggung jawab penuh atas konsekuensi yang tidak terduga dan tidak terkendali," lanjutnya.
Artikel Terkait
Polisi Bogor Bongkar Pabrik Oplosan Gas Elpiji, Rugikan Negara Rp13,2 Miliar
Pemerintah Siapkan Lahan Strategis untuk Perumahan Rakyat
Wali Kota Bima Turun Tangan Mediasi Polemik Dapodik Siswa Kelas VI
Ramalan Keuangan Aries 7 April 2026: Pemasukan Stabil, Waspada Pengeluaran Impulsif