MNC Asset Management Genjot Literasi Reksa Dana Syariah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

- Kamis, 19 Februari 2026 | 08:30 WIB
MNC Asset Management Genjot Literasi Reksa Dana Syariah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

"Kami tidak berani klaim sebagai yang return-nya paling tinggi. Bukan. Tapi yang kami klaim adalah kestabilan dan pertumbuhannya yang terjaga," tegas Dimas.

Di sisi lain, Direktur MNC Asset Management lainnya, Ipan Samuel Hutabarat, menyoroti faktor eksternal. Imbal hasil obligasi, jelasnya, memang dipengaruhi kondisi makro ekonomi dan gerak suku bunga acuan.

Namun begitu, dia berpendapat Reksa Dana Pendapatan Tetap tetap layak jadi pilihan. Terutama bagi yang ingin investasi dengan risiko minimal, selain tentu saja emas.

"Situasi penuh ketidakpastian seperti sekarang ini memang risiko-nya tinggi. Tapi justru di situlah peluangnya, Bapak-Ibu," kata Ipan mencoba meyakinkan.

Dia melanjutkan, "Jangan terus-terusan mikir 'wah, risikonya besar'. Kalau kita bisa jaga, bisa kontrol, dan lihat sisi positifnya, kita akan tahu kapan saat yang tepat untuk masuk berinvestasi."

Acara literasi itu pun berakhir dengan sesi tanya jawab yang cukup hangat. Tampak, antusiasme nasabah untuk memahami instrumen syariah mulai tumbuh.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar