Kabarnya, rehabilitasi ini menunjukkan hasil yang positif, terutama di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di sini ada hal menarik yang diungkap Mentan. Material longsoran yang sempat menimbun sawah itu rupanya bukan material sembarangan.
"Ada kabar yang menggembirakan. Untuk sawah-sawah yang rusak dan direhab, tanah longsoran itu adalah humus dan cukup subur," kata Amran.
Karena itu, pekerjaan utama lebih pada perbaikan irigasi. Setelah saluran air beres, penanaman bisa langsung dilakukan. Kondisi ini tentu mempermudah upaya pemulihan.
Dengan percepatan rehabilitasi lahan dan dukungan anggaran yang fleksibel, Amran yakin ketahanan pangan tetap terjaga. Ia juga mengungkap stok pangan nasional saat ini dalam posisi kuat, mencapai 3,5 juta ton. Angka yang cukup untuk memberi rasa tenang.
(NIA DEVIYANA)
Artikel Terkait
Ekspor Tempe Senilai Rp2,1 Miliar ke Chile Jadi Pintu Masuk Pasar Amerika Latin
Iran Klaim Tembak Jatuh Helikopter dan Pesawat AS, Washington Bantah
Ahli Serukan Penggunaan BBM Bijak sebagai Tanggapan Krisis Geopolitik dan Iklim
Libur Paskah Dongkrak Omzet Sewa Sepeda Ontel di Kota Tua Jakarta