MURIANETWORK.COM - Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, memaparkan perkembangan terkini pembangunan hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap) bagi para penyintas bencana di wilayah Sumatera. Paparan ini disampaikan dalam rapat koordinasi dengan Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR di Jakarta, Rabu (18/2/2026), yang menekankan capaian dan tantangan percepatan penanganan.
Progres Pembangunan di Aceh
Provinsi Aceh mencatat usulan pembangunan terbanyak. Untuk Huntara, dari 14.697 unit yang diusulkan, sebanyak 6.676 rumah telah berdiri atau mencapai progres sekitar 45 persen. Sementara itu, pembangunan Huntap masih dalam tahap awal.
“Sedangkan usulan Huntap 9.246, yang sedang dibangun 302,” jelas Tito dalam paparannya di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan.
Kondisi di Sumatera Utara dan Sumatera Barat
Di Sumatera Utara, pembangunan Huntara menunjukkan kemajuan signifikan dengan realisasi mencapai 893 unit dari 993 usulan, atau setara dengan 90 persen. Namun, untuk hunian tetap, dari 3.462 unit yang diusulkan, baru 297 unit yang sedang dalam proses pengerjaan.
“Kemudian usulan hunian tetap dari Pemda-Pemda 3.462, yang sedang dibangun 297,” tambahnya.
Artikel Terkait
DBS dan Mister Aladin Tawarkan Diskon hingga Rp250.000 untuk Liburan
Hakim Federal Batalkan Panggilan Paksa untuk The Fed, Sebut Tuduhan ke Jerome Powell Tak Berdasar
Arus Mudik di Gerem Cilegon Masih Sepi Jelang Puncak Lebaran 2026
AS Kerahkan 2.500 Marinir dari Jepang ke Timur Tengah, Kurangi Posisi di Indo-Pasifik