Di sisi lain, ada satu data lain yang turut diawasi oleh Kemenpar. Yakni selisih antara kunjungan wisman dengan perjalanan wisatawan nusantara. Angkanya meningkat jadi 6,22 juta di 2025, dari sebelumnya 4,94 juta di 2024.
Sementara itu, geliat pariwisata domestik ternyata tak kalah panas. Catatannya fantastis: 1,20 miliar perjalanan sepanjang 2025, dengan pertumbuhan mencapai 17,55 persen. Kombinasi kinerja yang solid dari kedua sisi, domestik dan internasional, ini memberikan sinyal kuat.
Menutup pernyataannya, Menpar menegaskan bahwa capaian-capaian tersebut bukan sekadar angka statistik belaka.
Semua data itu, bila dirangkum, menunjukkan satu hal: sektor pariwisata nasional memang sedang dalam tren positif. Dan tren itu berhasil mengalahkan target resmi pemerintah yang tercantum dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025.
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran 2026 Lancar, Bakauheni Siapkan Enam Kapal Tambahan
JTT Terapkan Contra Flow di Tol Jakarta-Cikampek untuk Antisipasi Arus Balik
Korlantas Terapkan Sistem One-Way Lokal di Ruas Tol Semarang-Solo untuk Antisipasi Kemacetan
Ledakan Guncang Kilang Valero di Port Arthur, Tidak Ada Korban Jiwa