Hingga saat ini, penyidik masih mendalami enam laporan yang masuk terkait kasus tersebut. Pandji sendiri telah menyatakan kesiapannya untuk memenuhi panggilan pemeriksaan. Imanuddin menekankan bahwa proses ini akan mengikuti alur hukum yang berlaku, dengan prinsip kehati-hatian dan keadilan.
"Ya sesuai dengan apa yang dilaporkan atau yang diadukan sama para pelapor saja. Nanti kita pertanyakan untuk mengkonfirmasi supaya proses penyidikan ini kita jaga keberimbangannya," tuturnya.
Respons Pandji Pragiwaksono
Menanggapi perkembangan ini, Pandji Pragiwaksono menyikapinya dengan tenang. Dalam pernyataan sebelumnya usai pemeriksaan di Bareskrim, Senin (2/2/2026), ia menegaskan bahwa "Mens Rea" adalah sebuah karya komedi yang bertujuan menghibur.
"Saya rasa siapa pun berhak untuk punya opini. Saya sebagai orang berkarya ketika karyanya sudah dirilis, orang bisa punya opini, saya membebaskan siapa pun untuk punya pendapat terhadap karya saya. Bagi saya itu adalah pertunjukan komedi, didesain untuk menghibur masyarakat," ungkap Pandji.
Pandangan komika tersebut menyiratkan keyakinannya bahwa karya seni, termasuk komedi, terbuka untuk berbagai interpretasi. Pemeriksaan besok diharapkan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai perspektif hukum atas materi yang dipersoalkan.
Artikel Terkait
Manchester City Juara Piala Liga Inggris ke-9 Usai Kalahkan Arsenal 2-0
Ivan Kolev Kritik Maraknya Naturalisasi di Timnas Indonesia
Prabowo Tegaskan Perjanjian Dagang dengan AS Tak Korbankan Kepentingan Nasional
Prabowo Andalkan Program Padat Karya untuk Pacu Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen