"Dapatnya belum, nanti saja. Karena kita masih ada NDA itu. Baru akan diungkap setelah semuanya ditandatangani," jelasnya singkat.
Soal kapan penandatanganan itu terjadi, tampaknya masih belum jelas. Jadwal yang semula ditargetkan pun molor. Airlangga mengakuinya. Menurut dia, dinamika politik terakhir, termasuk penandatanganan "Board of Peace" oleh Presiden, telah menggeser banyak agenda.
"Ya, kita lihat saja. Board of Peace itu Pak Presiden juga tanda tangan," katanya, merujuk pada prioritas lain yang turut berjalan.
Jadi, meski substansi negoisasi rampung, langkah finalnya masih menunggu momen yang tepat dari kedua pemimpin.
Artikel Terkait
Prabowo Undang Pimpinan NU, Muhammadiyah, dan MUI Bahas Inisiatif Perdamaian Trump
Prabowo Geram: Sampah di Bali Dinilai Ancam Pariwisata Nasional
Rp 992 Triliun dari Tambang Ilegal, Satgas Buru Lokasi di Hutan
Gempa Dangkal M 4,1 Guncang Bener Meriah di Pagi Buta