Angka yang disebutkan Menteri PU Dody Hanggodo terbilang fantastis: Rp73,98 triliun. Itulah total anggaran yang dibutuhkan untuk membangun kembali Sumatera pasca bencana. Rencananya, dana segitu bakal dipakai buat rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur yang porak-poranda.
Fokusnya jelas, yaitu pada sektor-sektor vital. Mulai dari jalan, sumber daya air, perumahan, sampai prasarana strategis lainnya. Yang menarik, pemerintah tak cuma mau membangun seperti sedia kala. Mereka mengusung prinsip "build back better". Artinya, infrastruktur yang nanti berdiri diharapkan lebih baik, lebih kuat, dan lebih tahan lama ketimbang sebelumnya.
Dody menegaskan hal ini dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR, Selasa lalu.
Nah, dari total hampir Rp74 triliun tadi, sebagian besar memang untuk tahap pemulihan jangka panjang. Sekitar Rp69 triliun dialokasikan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi. Sementara itu, untuk penanganan darurat di tahap awal, disiapkan dana sekitar Rp4,8 triliun.
Pelaksanaannya nanti bakal mengacu pada Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2026. Skemanya melibatkan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, lengkap dengan mekanisme pembiayaan yang sudah dirancang.
Artikel Terkait
Telkom dan Kemenkominfo Siagakan 13.200 Petugas Jaga Koneksi Ramadan-Lebaran
Gelombang Mudik Lebaran 2026 Mulai Meningkat di Terminal Pulo Gebang
Ketegangan di Selat Hormuz Ancam 27% Perekonomian Global, APBN Indonesia Terbebani
BMKG Prediksi Cuaca Bersahabat untuk Mudik Lebaran 2026 di Selat Sunda