Asap tebal tiba-tiba membubung dari kawasan Bintaro Permai, Sabtu pagi lalu. Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik kerupuk di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, dan dengan cepat merembet ke sekitarnya. Menurut keterangan petugas, titik apinya memang bermula dari pabrik kecil itu.
“Warga melihat api dari pabrik kerupuk dengan kondisi api menjalar dengan cepat ke bagian lapak dan rumah kontrakan,”
kata Kasudin Gulkarmat Jaksel, Asril Rizal.
Dia menjelaskan, angin kencang saat itu jadi biang keladi. Api sulit dikendalikan dan melahap apa saja di depannya. Hasilnya, dua lapak dan sepuluh rumah kontrakan hangus tak bersisa.
“Warga berusaha memadamkan dengan air tidak bisa padam. Karena arah angin cepat dan api menjalar ke bagian depan,”
tutur Asril lagi, memperjelas upaya warga yang tak berdaya menghadapi kobaran.
Melihat situasi makin genting, warga akhirnya menghubungi nomor darurat. Panggilan masuk ke Jakarta Siaga 112 tepat pukul 10.48 WIB, melaporkan rumah-rumah di Jalan Bintaro Permai 3 RT 13 RW 08 sudah dilalap si jago merah. Dari video yang beredar, embusan angin terlihat sangat kencang, mendorong api menyebar liar.
Tim damkar pun bergerak cepat. Mereka menerjunkan pasukan besar: 28 unit mobil dan 145 personel dikerahkan ke lokasi. Upaya mereka tak sia-sia. Hampir sejam setelah laporan pertama, api berhasil dikepung.
“Api dilokalisasi pukul 11.35 WIB. Status kuning, situasi pendinginan,”
kata Asril memberi konfirmasi. Meski begitu, pemadaman total masih terus dilakukan untuk memastikan tak ada bara tersisa.
Artikel Terkait
Muhaimin Minta Publik Sabar Tunggu Hasil Program Pemerintahan Prabowo
Cak Imin Dukung Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi Jadi Agenda Tahunan Jakarta
Norwegia Larang AI Generatif untuk Siswa SD, Batasi Ketat Penggunaannya di SMP
Presiden Prabowo Dorong Perhatian Khusus pada Olahraga Disabilitas, Sertifikasi Pelatihan Jadi Prioritas