Sedikitnya 18 orang tewas dan 33 lainnya luka-luka akibat serangkaian serangan udara Israel yang menghantam sejumlah daerah permukiman di Lebanon selatan. Pusat Operasi Darurat Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Lebanon, Jumat, menyatakan bahwa jumlah korban masih bersifat sementara karena serangan yang terus berlangsung menghambat upaya penyelamatan dan evakuasi di beberapa wilayah terdampak.
Kantor Berita Nasional Lebanon sebelumnya melaporkan 16 orang tewas dalam gelombang serangan yang menyasar Distrik Nabatieh. Kota-kota seperti Harouf, Sharqieh, dan Kfar Sir menjadi target utama, sementara serangan lain menghantam Kfar Remmen, Kfar Tebnit, dan sejumlah daerah di sekitarnya. Laporan awal menyebutkan masih ada warga yang dinyatakan hilang.
Nabatieh dan wilayah sekitarnya mengalami salah satu malam pengeboman paling dahsyat dalam beberapa bulan terakhir. Intensitas serangan meningkat drastis ketika pasukan Israel mulai melancarkan tembakan artileri berat sekitar pukul 01.30 waktu setempat, atau 05.30 WIB. Kota Kfar Remmen, Zebdine, Nabatieh al-Fawqa, Habboush, Sajd, dan Jabal al-Rihan menjadi sasaran bombardir awal.
Hanya berselang 40 menit kemudian, jet-jet tempur Israel melancarkan serangan udara yang menargetkan Nabatieh, Kfar Tebnit, Nabatieh al-Fawqa, dan Dataran Tinggi Rihan. Memasuki pukul 03.00 dini hari, dua gelombang serangan berturut-turut di daerah Kfar Remmen-Nabatieh, distrik universitas Kota Nabatieh, dan lingkungan Baydar di Harouf menewaskan delapan orang. Di saat yang sama, serangan lain di wilayah antara Sharqiyeh dan Doueir meratakan sebuah rumah dan menewaskan empat penghuninya.
Artileri Israel terus membombardir lingkungan Rahibat di Nabatieh dengan gencar tanpa henti. Di Kfar Sir, serangan udara menewaskan tiga orang. Sementara itu, Kota Qsaybeh dihantam serangan sekitar pukul 04.00 waktu setempat, disertai tembakan artileri yang menyasar pinggiran Kfar Sir dan Qsaybeh. Serangan udara tambahan kemudian menyusul menghantam Kfardjal dan Kfar Tebnit.
Memasuki pukul 05.00 pagi, sebuah drone Israel menargetkan sepeda motor di dekat gedung pemerintah Kota Doueir, menewaskan satu orang dan melukai satu lainnya. Kota Jebchit juga tidak luput dari sasaran, menjadi target serangkaian serangan drone yang dibarengi tembakan artileri. Sekitar pukul 05.15, jet-jet tempur Israel kembali melancarkan serangan udara ke Adchit, disusul serangan tambahan di daerah Kfar Remmen-Nabatieh dan Toul.
Serangan-serangan ini terjadi di tengah adanya kesepakatan terbaru antara Iran dan Amerika Serikat yang bertujuan meredakan ketegangan regional, termasuk di Lebanon. Upaya diplomatik yang berkelanjutan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut di sepanjang perbatasan Lebanon-Israel pun tampaknya belum mampu menghentikan laju kekerasan di lapangan.
Artikel Terkait
KPK Ingatkan Partai Politik Cermat Rekrut Mantan Koruptor, Soroti Langkah Nur Alam Gabung PSI
Polisi Buru Empat Pelaku Pengeroyokan Tewaskan Pemuda di Taman Bunga Pematangsiantar
Muhaimin Minta Publik Sabar Tunggu Hasil Program Pemerintahan Prabowo
Cak Imin Dukung Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi Jadi Agenda Tahunan Jakarta