Suasana Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, sudah terasa berbeda sejak pagi. Jelang Lebaran 2026, titik ini jadi salah satu yang paling ramai oleh arus pemudik. Sabtu siang itu, tepatnya pukul dua belas, kerumunan orang dengan berbagai bawaan sudah memadati kawasan stasiun.
Koper digulirkan, tas besar dijinjing, bahkan bungkusan kardus besar ikut serta. Mereka datang berombongan, ngobrol riuh sambil menunggu. Meski begitu, tak sedikit pula yang terlihat sendirian, menatap jadwal keberangkatan dengan harap.
Di sisi lain, area Pintu Selatan stasiun benar-benar penuh. Kursi tunggu yang tersedia sudah tak lagi mencukupi. Beberapa pemudik memilih duduk di lantai atau bersandar di tiang, menunggu waktu naik kereta.
Antrean juga terlihat di depan mesin pencetak tiket. Satu per satu, mereka mengambil tiket yang sudah dipesan sebelumnya, wajahnya campur aduk antara lelah dan semangat pulang.
Menurut pantauan, kedatangan pemudik ke Gambir ternyata belum berhenti. Mereka terus mengalir, memenuhi setiap sudut yang tersisa.
Petugas stasiun pun tampak sigap berjaga. Mereka ada di sekitar pintu masuk dan halaman, siap membantu jika ada yang kebingungan atau butuh arahan. Suasana memang ramai, tapi masih teratur.
Artikel Terkait
Menteri PPPA Minta Maaf Atas Pernyataan Usul Pemindahan Gerbong Wanita KRL ke Tengah Rangkaian
DPRD DKI Minta Investigasi Transparan Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Prosedur Klaim Jaminan Kecelakaan Kerja dan Syarat Pencairan Uang Pensiun BPJS Ketenagakerjaan
Bank Dunia Peringatkan Lonjakan Harga Pupuk 31 Persen pada 2026, Ancam Ketahanan Pangan Global