KCIC Targetkan 30 Ribu Penumpang Harian Whoosh Tercapai pada 2028

- Rabu, 29 April 2026 | 01:15 WIB
KCIC Targetkan 30 Ribu Penumpang Harian Whoosh Tercapai pada 2028

JAKARTA PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) punya target ambisius untuk Whoosh. Mereka ingin jumlah penumpang harian mencapai 30 ribu orang. Itu sesuai dengan kajian awal. Tapi, kapan? Mungkin tahun 2028.

Sekarang, gimana realitanya? General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, ngasih gambaran. Di hari kerja biasa, penumpang Whoosh ada di kisaran 17 sampai 18 ribu orang. Kalau akhir pekan, naik sedikit. Jadi sekitar 18 sampai 20 ribu penumpang.

Nah, dari angka sekarang menuju 30 ribu per hari itu, butuh waktu. Eva bilang, proyeksinya mungkin dua tahun lagi dari sekarang. "Mudah-mudahan dua tahun ke depan sudah bisa," ujarnya, Selasa (28/4/2026), di Stasiun KCIC Halim, Jakarta.

Menurut dia, salah satu masalah utama adalah akses. Integrasi antar moda transportasi masih jadi tantangan. Belum semua orang bisa dengan mudah menjangkau stasiun Whoosh. Makanya, pengembangan akses ini penting banget. Biar calon penumpang nggak pusing mikirin gimana caranya sampai ke kereta cepat Jakarta-Bandung itu.

Di sisi lain, pertumbuhan penumpang Whoosh per tahun sekarang ada di angka 5 persen. Itu didapat dari berbagai program. Misalnya, kerja sama dengan agen travel. Atau dengan penyedia destinasi wisata. "Tahun 2026 ini, target kita bisa naik 5 persen dibanding 2025," kata Eva.

Sekarang, KCIC lagi nunggu realisasi pembangunan akses stasiun di Padalarang dan Karawang. Rencananya, kedua stasiun itu bakal langsung nyambung ke jalan tol. Jadi, pengguna Whoosh nanti bisa lebih gampang. Bayangin aja, turun dari kereta, langsung nyambung ke tol. Nggak perlu muter-muter lagi.

"Di stasiun Padalarang, ada rencana pembangunan akses jalan. Jadi bisa langsung dari stasiun ke arah tol," jelas Eva. Ini yang mereka harapkan bisa mendongkrak jumlah penumpang.

Selain akses, ada program lain. KCIC juga akan jor-joran di travel fair. Menawarkan diskon dan promo. Ada juga program edutrip untuk pelajar dan akademisi. Bahkan, ada program berlangganan. Semua ini diharapkan bisa bikin orang makin tertarik naik Whoosh.

Eva juga ngasih kabar gembira. Sejak diluncurkan tahun 2023 lalu, total penumpang Whoosh sudah mencapai 15 juta orang. Jumlahnya terus naik setiap tahun. Seiring aksesibilitas yang makin baik.

"Awal beroperasi, cuma delapan perjalanan di Oktober 2023. Lalu naik ke 24 perjalanan. Sekarang, sudah 52 perjalanan," katanya. "Peningkatan jumlah perjalanan ini jadi indikator. Kenapa kami tambah? Karena volume penumpang terus bertambah."

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar