Pemuda Baduy Dibegal Saat Jual Madu di Cempaka Putih, Luka Disabet Celurit

- Selasa, 04 November 2025 | 18:36 WIB
Pemuda Baduy Dibegal Saat Jual Madu di Cempaka Putih, Luka Disabet Celurit

Pemuda Baduy Dibegal Saat Jualan Madu di Cempaka Putih, Luka Disabet Celurit

Jakarta - Seorang pemuda asli Suku Baduy Dalam, Repan, menjadi korban begal di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kejadian yang menimpa pedagang madu ini berlangsung pada Minggu malam (26/10).

Repan menuturkan, aksi kejahatan itu terjadi saat ia berjalan kaki dari Manggarai menuju Rawasari. Ia sempat melawan, namun tidak berdaya karena empat pelaku membawa senjata tajam jenis celurit dan melakukan penyerangan secara keroyokan.

"Saya dari Manggarai mau menuju Rawasari. Tiba-tiba mereka langsung mengambil tas saya. Saya coba bela diri sedikit, tapi tidak mampu," ujar Repan saat diwawancarai di Jakarta Barat, Selasa (4/11).

Akibat perlawanannya, lengannya terluka. "Saya tahan pakai tangan, jadinya seperti ini," katanya sambil menunjukkan luka di lengannya yang masih dibalut perban.

Kerugian Korban dan Kaburnya Pelaku

Dalam aksi begal tersebut, Repan kehilangan sejumlah barang berharga. "Madu 10 botol, uang Rp 3 juta, dan satu handphone," jelasnya.

Setelah berhasil merebut harta korban, keempat pelaku langsung kabur menggunakan sepeda motor. Mereka hingga kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Korban Sempat Ditolak Rumah Sakit

Usai kejadian, Repan berusaha mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit terdekat. Sayangnya, ia ditolak karena tidak membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Karena tidak mendapat pertolongan, Repan akhirnya menghubungi salah seorang pelanggan setianya, yang dikenal dengan panggilan Pak Melo, untuk meminta bantuan.

Kronologi Pembegalan oleh Pelaku Bersenjata Tajam

Kanit Reskrim Polsek Cempaka Putih, Iptu Mulyadi, membenarkan kejadian ini. Menurutnya, para pelaku menyabetkan celurit ke arah Repan.

"Korban sedang berjalan di trotoar ketika dihadang empat orang dari belakang. Saat korban melawan, pelaku yang membawa celurit langsung menyabet. Korban menangkis dengan tangannya hingga terluka," jelas Mulyadi.

Peristiwa begal terhadap pemuda Baduy ini menjadi perhatian publik dan mengingatkan akan pentingnya keamanan bagi pedagang dan warga yang beraktivitas di malam hari.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar