Kasus dugaan fitnah soal ijazah Presiden Joko Widodo kembali memanas. Kali ini, dari dalam kubu Jokowi sendiri, pengacara Farhat Abbas menyuarakan sesuatu yang cukup mengejutkan.
Dalam sebuah acara talkshow, Farhat blak-blakan. Ia mengungkapkan bahwa Eggi Sudjana, sang tersangka, sebenarnya ingin berdamai. “Saya ada rekaman videonya mereka mau damai. Bang Eggy Sudjana memang mau damai,” ujar Farhat tegas.
Pernyataan itu ia sampaikan saat berbicara di Rakyat Berbicara bersama Aiman Wicaksono. Menurut Farhat, niat damai Eggi ini adalah bagian dari upaya restorative justice. Namun begitu, ia merasa upaya itu justru tak dihargai oleh beberapa pihak lain.
“Harusnya teman-teman lawyer ini menghargai restorative justice, ini mereka mengejek-ejek. Ini bagian dari puncak,” tambahnya, suaranya terdengar kesal.
Farhat juga mengisahkan peran langsung Jokowi dalam proses ini. Presiden ke-7 itu konon menyebut nama-nama tertentu yang bisa diberi jalan damai. Dua kali, kata Farhat, Jokowi menyebut nama dr Tifa.
“Iya, dua kali dia sebut nama itu. Saya gak tahu apa di belakang itu. Yang kedua saya bilang yang dimaafkan Rismon Sianipar,” jelasnya.
Di sisi lain, narasi soal permintaan maaf Eggi ini ternyata tak sepakat. Kreator konten Mikhael Sinaga punya cerita berbeda. Ia dengan lantang membantah bahwa Eggi meminta maaf saat mendatangi kediaman Jokowi.
“Eggi Sudjana itu sangat jelas bilang dia datang ke rumah Jokowi, tapi tidak ada permintaan maaf,” ungkap Mikhael.
Jadi, di satu sisi ada pengacara yang menyatakan niat damai dan ada rekaman videonya. Di sisi lain, ada klaim bahwa pertemuan itu sama sekali tidak mengandung permintaan maaf. Situasinya jadi serba tidak jelas, dan publik hanya bisa menyimak kedua versi yang saling bertolak belakang ini.
Sumber: iNews
Artikel Terkait
Juru Parkir di Makassar Viral Minta Tarif Rp20.000, Polisi Amankan Pelaku
Akun Instagram Ahmad Dhani Diduga Diretas, Munculkan Promo Emas dan iPhone dengan Harga Tak Wajar
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Kompolnas Jadi Lembaga Independen Pengawas Polri
Harga Emas Galeri24 Naik Rp10.000, UBS Justru Terkoreksi Rp13.000 per Gram