Penyebab meninggalnya selebgram Lula Lahfah masih jadi misteri. Polisi, sampai saat ini, belum mau bicara banyak. Mereka masih mengumpulkan fakta, memeriksa segala kemungkinan. "Masih dalam pendalaman kepolisian," ujar Kompol Murodih dari Humas Polres Jakarta Selatan, Minggu kemarin. Ia menegaskan, pihaknya baru akan buka suara setelah seluruh proses penyelidikan dinyatakan rampung.
"Nanti akan dirilis setelah hasilnya ada," tambahnya singkat.
Meski begitu, ada satu poin yang sudah bisa dipastikan. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah Lula. AKBP Iskandarsyah, Kasat Reskrim setempat, sudah menyampaikan hal itu. "Tidak ada tanda kekerasan," katanya tegas pada Sabtu lalu. Ini sekaligus mengesampingkan indikasi kriminal untuk sementara waktu.
Namun begitu, jalan untuk mengetahui sebab pasti kematiannya ternyata tak mulus. Keluarga almarhumah menyatakan keberatan jika jenazah Lula harus menjalani autopsi. Mereka memohon agar tidak dilakukan bedah mayat.
"Dari keluarga ada permohonan untuk tidak diautopsi," jelas Iskandarsyah.
Permintaan keluarga itu tentu saja menjadi pertimbangan tersendiri. Di sisi lain, polisi tetap punya kewajiban untuk menyelidiki. Mereka berjanji akan menjalankan prosedur investigasi selengkap mungkin, tentu dengan tetap menghormati aturan dan kondisi keluarga.
Kisah duka ini berawal Jumat lalu. Lula ditemukan tak bernyawa di dalam kamar apartemennya. Awalnya, asisten rumah tangganya merasa khawatir karena Lula sama sekali tidak keluar dari kamar dalam waktu yang lama. Kekhawatiran itu berujung pada keputusan untuk memanggil petugas keamanan dan membuka paksa pintu kamarnya.
Pemandangan menyedihkan pun terlihat. Lula sudah terbaring tak bernyawa. Di tempat kejadian, polisi menemukan beberapa obat dan surat rawat jalan. Temuan awal ini mengarah pada dugaan bahwa Lula mungkin meninggal akibat sakit yang dideritanya. Tapi sekali lagi, semuanya masih dugaan. Butuh penyelidikan lebih lanjut.
Jenazah Lula Lahfah akhirnya diberangkatkan ke peristirahatan terakhirnya. Pada Sabtu siang, ia dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur. Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman itu, mengiringi kepergian seorang perempuan yang dikenal banyak orang di dunia maya.
Artikel Terkait
Penembakan di White House Correspondents’ Dinner, Pelaku Guru California Diamankan tanpa Korban Luka
Penembakan di Makan Malam Koresponden Gedung Putih, Lokasi yang Sama dengan Percobaan Pembunuhan Reagan 1981
Wamensos: Sekolah Rakyat Jadi Jembatan Emas Putus Rantai Kemiskinan
Mahfud MD Bela Saiful Mujani dari Tuduhan Makar: Unsur Menggulingkan Pemerintah Tak Ada