Washington – Ada pernyataan menarik dari Presiden AS, Donald Trump, soal Raja Inggris Charles III. Menurut Trump, sang raja kemungkinan besar bakal mendukung Amerika kalau mereka bergerak melawan Iran.
"Jika itu terserah Raja Charles, dia mungkin akan membantu kami melawan Iran," ujar Trump, seperti dikutip dari laporan Antara.
Trump juga bilang, Raja Charles akan mengikuti saran AS terkait Ukraina. Tapi, sebelumnya pada Maret lalu, Trump sempat ngomong kecewa sama Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer. Soalnya, Starmer menolak bantu AS dalam konflik dengan Iran.
"Ini bukan Winston Churchill yang sedang kita hadapi," kata Trump, agak sinis.
Di sisi lain, Trump juga mengkritik Starmer soal kebijakan migrasi dan energi. Lalu, pada 1 April, Trump ngaku lagi mikir serius untuk menarik AS dari Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Alasannya? Para sekutu menolak ikut dalam perang AS-Israel melawan Iran.
Menurut Trump, dia udah nggak nganggep Eropa sebagai mitra pertahanan yang bisa diandalkan. Soalnya, negara-negara Eropa menolak seruannya buat ngirim kapal perang ke Selat Hormuz. Agak keras, ya, tapi ya gitu lah.
Nah, sebelumnya ada juga momen saat Trump menyambut Raja Charles dan bilang Inggris itu sahabat terdekat AS. Tapi, hubungan diplomatik kayaknya lagi agak panas-panas aja belakangan ini.
Artikel Terkait
Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Tata Kelola Daycare Usai Kasus Kekerasan di Little Aresh
Kebakaran Apartemen Mediterania Jakarta Barat, 89 Penghuni Dievakuasi, 20 Orang Alami Sesak Napas
Progres Pembangunan Lima Sekolah Rakyat di Jatim Capai 45,5 Persen, Ditargetkan Rampung Juli 2026
Kepala Dinas di Pandeglang Tabrak Siswa SD hingga Tewas, Polisi Periksa Pengemudi yang Pakai Selang Oksigen