Polisi Turun Tangan, Kasus Dompet Hilang yang Viral Libatkan Penjual Siomay Lansia di Sragen Berakhir Damai

- Kamis, 11 Juni 2026 | 01:35 WIB
Polisi Turun Tangan, Kasus Dompet Hilang yang Viral Libatkan Penjual Siomay Lansia di Sragen Berakhir Damai

Sepasang lansia penjual siomay di Kabupaten Sragen menjadi sorotan setelah video pertemuan mereka dengan pemilik dompet yang hilang viral di media sosial. Peristiwa yang memicu dugaan permintaan uang tebusan itu akhirnya berujung damai setelah polisi turun tangan melakukan klarifikasi.

Kejadian bermula ketika seorang warga bernama Ahmad Bahru kehilangan dompet usai berbelanja di sebuah minimarket di Desa Mojopuro, Kecamatan Sumberlawang, pada Minggu (7/6/2026) siang. Menyadari barang berharganya raib, korban kembali ke lokasi dan memeriksa rekaman kamera pengawas. Dari hasil penelusuran itu, terlihat sepasang suami istri yang sehari-hari berjualan siomay mengambil dompet yang terjatuh di area depan toko.

“Dari hasil pengecekan rekaman CCTV, terlihat sepasang suami istri yang sehari-hari berjualan siomay mengambil dompet yang terjatuh di area depan minimarket,” kata Kapolsek Sumberlawang AKP Sudarmaji, Rabu (10/6/2026).

Korban kemudian berinisiatif mencari keberadaan pasangan tersebut dan akhirnya menemukan mereka saat sedang berjualan di wilayah Hadiluwih, Kecamatan Sumberlawang. Rekaman video pertemuan kedua belah pihak inilah yang kemudian diunggah dan menyebar luas di media sosial, memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet.

Menindaklanjuti viralnya video tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi rumah penemu dompet maupun pihak korban. Dari hasil klarifikasi, pasangan lansia itu mengakui telah menemukan dompet dan menyerahkan sejumlah kartu identitas milik korban. Namun, mereka mengklaim bahwa dompet beserta seluruh isinya telah terjatuh di jalan saat dalam perjalanan pulang.

“Kami sempat melakukan penelusuran di sepanjang rute yang dilalui penemu dompet, namun barang bukti berupa dokumen penting dan uang tunai itu belum ditemukan,” ujar Sudarmaji.

Meski sempat menjadi perbincangan hangat, kasus tersebut akhirnya tidak berlanjut ke ranah hukum. Pemilik dompet memilih menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan setelah mengetahui kondisi ekonomi dan kondisi kejiwaan dari si penemu dompet. Sebagai bentuk itikad baik, korban juga telah menghapus video pertemuan mereka yang sempat diunggah dan viral di media sosial.

Polisi menegaskan akan tetap membantu proses pencarian dompet yang hilang tersebut. Di sisi lain, AKP Sudarmaji mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan negatif dari informasi yang beredar di media sosial sebelum ada kejelasan fakta dari pihak berwenang.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags