Wakil Ketua Komisi XIII DPR Apresiasi Program Bedah Rumah Lapas Warungkiara yang Libatkan Narapidana

- Kamis, 11 Juni 2026 | 01:15 WIB
Wakil Ketua Komisi XIII DPR Apresiasi Program Bedah Rumah Lapas Warungkiara yang Libatkan Narapidana

Wakil Ketua Komisi XIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Dewi Asmara, memberikan apresiasi terhadap program bantuan sosial bedah rumah yang digagas oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Warungkiara, Sukabumi, Jawa Barat. Ia menilai inisiatif tersebut memberikan manfaat yang signifikan bagi para penerima bantuan.

“Tentunya program ini, pertama, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pak Menteri, Pak Dirjen, Pak Panji, di mana program seperti ini merupakan suatu terobosan,” ujar Dewi saat menghadiri penyerahan bantuan sosial di Lembaga Pemasyarakatan Warungkiara, Sukabumi, pada Rabu, 10 Juni 2026.

Menurutnya, pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada upaya integrasi warga binaan kembali ke tengah masyarakat, tetapi juga telah hadir secara langsung melalui aksi nyata yang dirasakan manfaatnya oleh warga. “Jadi pemasyarakatan ini tidak hanya bagaimana melakukan upaya integrasi bagi warga binaan ke rakyat, tapi sudah langsung terjun secara nyata ke masyarakat dan masyarakat juga merasakan manfaatnya,” imbuh dia.

Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan narapidana sebagai tenaga kerja yang memproduksi bahan bangunan sekaligus turut membangun rumah. Dewi menilai keterlibatan tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan dan persiapan bagi warga binaan untuk kembali hidup bermasyarakat.

“Ini sebagai suatu, tentunya bagian dari proses pembinaan dan persiapan bagi para warga binaan untuk nantinya bisa ke kemasyarakatan. Dan sepengetahuan kami tadi juga biayanya ini semua, Bapak-Ibu hadirin, dilakukan secara mandiri full dari hasil-hasil panen program ketahanan pangan yang dilakukan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ungkap dia.

Dewi menambahkan bahwa program tersebut merupakan contoh nyata dari proses integrasi dan asimilasi. Ia menyebutkan banyak kegiatan positif yang dilakukan oleh narapidana setelah menjalani masa hukuman di dalam lapas.

“Jadi teman-teman media, saya harap dengan acara kegiatan hari ini, ini kita bisa membuktikan juga bahwa sisi positif banyak upaya-upaya yang telah dilakukan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam rangka untuk persiapan reintegrasi warga binaan kembali ke masyarakat, melakukan berbagai program-program ketahanan pangan yang tidak hanya bermanfaat untuk para warga binaan itu sendiri, tetapi juga kepada masyarakat,” ungkap dia.

Di sisi lain, Dewi mengaku terkesan dengan kegiatan di lembaga pemasyarakatan di Tangerang, di mana para narapidana memproduksi paving block dari limbah batu bara. Ia pun mendorong agar Sukabumi dapat meniru langkah serupa, terlebih wilayah tersebut memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Uap di Pelabuhan Ratu.

“Nah, jarak antara Warungkiara dengan Pelabuhan Ratu sekitar 15 menit lah. Nah, ini tentunya ke depan juga mohon bantuannya Pak Bupati supaya bisa memanfaatkan, memanfaatkan limbah dari batu bara yang ada di Pelabuhan Ratu supaya dia tidak mengganggu lingkungan, bisa menjadi PABA atau prefabricated coal ash untuk menjadi bahan bangunan maupun paving block,” kata dia.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar