Ketegangan di Teluk Persia kembali memanas. Menanggapi pergerakan armada laut Amerika Serikat yang mendekati wilayahnya, Iran menyatakan kesiapannya untuk berperang habis-habisan. Status siaga tinggi telah diberlakukan.
Seorang pejabat Iran, yang berbicara dengan syarat anonim, mengungkapkan kekhawatiran sekaligus kesiapsiagaan negaranya. "Peningkatan kekuatan militer ini kami harap ini tidak dimaksudkan untuk konfrontasi nyata," ujarnya, seperti dilaporkan Reuters, Sabtu (24/1/2026).
"Tapi militer kami siap untuk skenario terburuk. Inilah mengapa semuanya dalam keadaan siaga tinggi di Iran."
Peringatannya jelas dan tanpa ambiguitas. Teheran, katanya, tak akan lagi memilah-milah.
"Kali ini kami akan menganggap setiap serangan terbatas, tidak terbatas, terarah, kinetik, apa pun sebutannya sebagai perang habis-habisan melawan kami."
Artikel Terkait
Drama Menit Akhir Warnai Sabtu Malam Liga Inggris
BOJ Siap Turun Tangan Atasi Lonjakan Imbal Hasil Obligasi Jepang
Trump Ancang-ancang Kenakan Tarif 100 Persen, Kanada Dituding Jadi Pelabuhan China
Wisata Global Tembus Rekor: 1,52 Miliar Wisatawan Mengunjungi Dunia di 2025