Bank BRI punya cara unik untuk menggerakkan ekonomi dari akar rumput. Lewat program yang mereka sebut "Klasterku Hidupku", bank pelat merah ini fokus memberdayakan kelompok-kelompok usaha atau klaster berbasis komunitas. Intinya, mereka kumpulkan pelaku UMKM yang punya kesamaan, entah itu sektor produksi, wilayah, atau ikatan sosial, lalu dibina supaya bisa tumbuh bareng-bareng.
Hingga akhir 2025, angka yang dicapai cukup signifikan. Sudah ada lebih dari 42 ribu klaster usaha yang dibina, dengan ribuan kegiatan pemberdayaan di dalamnya. Mulai dari pelatihan hingga bantuan sarana produksi. Yang menarik, mayoritas klaster ini sekitar 82% berada di sektor produksi. Dan dari jumlah itu, hampir separuhnya bergerak di bidang pertanian. Ini jelas menunjukkan strategi BRI: memperkuat sektor riil yang jadi tulang punggung ekonomi daerah.
Menurut Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, program ini memang dirancang agar UMKM bisa naik kelas.
"BRI berkomitmen untuk mendampingi UMKM secara menyeluruh, mulai dari pembiayaan hingga penguatan kapasitas usaha," jelasnya.
"Pendampingan ini kami lakukan melalui pelatihan, peningkatan literasi keuangan, serta berbagai program pemberdayaan yang disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan masing-masing klaster. Dengan pendekatan tersebut, BRI berharap klaster usaha yang berhasil berkembang dapat menjadi referensi dan role model bagi UMKM di daerah lainnya," tambah Purwakajaya.
Artikel Terkait
Bareskrim Geledah Kantor Dana Syariah Indonesia, Dugaan Penipuan Skema Ponzi Menguat
BOJ Pilih Diam, Pasar Obligasi Jepang Justru Bergolak
Angkutan Laut Nataru 2025/2026: Penumpang PELNI Turun Tipis, OTP Tetap Bertahan di 98%
Banjir Rendam Mampang, Ojol Terpaksa Angkut Barang, Bukan Penumpang