BOGOR - Aksi spontan puluhan petani di Desa Babakan, Tenjo, Bogor, mengguncang kompleks perumahan Daru Metropolis pada Kamis sore (22/1/2026). Dengan emosi yang memuncak, mereka membongkar pagar beton tebal milik perumahan itu. Pemicunya sederhana namun pahit: sawah mereka terendam banjir, gagal panen total.
Menurut sejumlah saksi, banjir ini bukan bencana alam biasa. Warga menduga kuat penyebabnya adalah aksi pengembang yang menutup akses aliran kali di dekat persawahan. Nah, ketika hujan deras mengguyur, Kali Cijantungeun pun meluap. Air tak lagi punya jalan keluar yang lancar, akhirnya membanjiri sawah dan bahkan menggenangi jalan Kampung Boja.
Suasana di lokasi saat itu tegang. Warga yang sudah menahan kesal akhirnya meluap juga amarahnya.
"Tujuan warga hanya untuk membuka aliran banjir saja. Tadi warga yang turun ke lokasi perbatasan Tangerang Bogor kurang lebih 50 orang," jelas Surnita, Ketua RT setempat.
Artikel Terkait
IRGC Ancam Blokade Total Selat Hormuz, Harga Minyak Bisa Tembus USD 200 per Barel
Bank BJB Dorong Ekonomi Regional Lewat Event Lari 4 Kota di Jawa
Saudi Aramco Catat Laba Bersih USD 104,7 Miliar pada 2025, Lampaui Proyeksi Analis
Lebaran 2026: Lebih dari 2,5 Juta Tiket Kereta Api Terjual, Masih Tersedia 1,9 Juta Kursi