Trenggono Hanya Senyum Saat Ditanya Polemik Anggaran Kapal Ikan dengan Menkeu

- Kamis, 12 Februari 2026 | 16:30 WIB
Trenggono Hanya Senyum Saat Ditanya Polemik Anggaran Kapal Ikan dengan Menkeu

MURIANETWORK.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memilih hanya tersenyum ketika ditanya tanggapannya atas komentar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di media sosial. Momen itu terjadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (12 Februari 2026), usai kedua menteri terlibat adu pernyataan publik mengenai status anggaran untuk proyek pembangunan kapal ikan.

Hanya Senyuman Saat Dihujani Pertanyaan

Trenggono, yang tampil dengan kemeja putih, langsung dikerubungi awak media begitu tiba. Berbagai pertanyaan dilontarkan mengenai polemik dengan koleganya di Kabinet. Namun, alih-alih memberikan penjelasan panjang lebar, sang Menteri KP hanya melemparkan senyum simpul. Ekspresi itu menjadi satu-satunya respons yang diberikan kepada para wartawan yang menunggu klarifikasi di lokasi.

Asal Muasal Polemik di Media Sosial

Ketegangan antara dua menteri ini berawal dari unggahan video Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dalam video tersebut, Purbanya menyoroti anggaran untuk kapal yang disebutnya sudah dicairkan, namun belum diikuti dengan pesanan ke industri galangan kapal. Pernyataan itu langsung dibalas Trenggono melalui akun Instagram pribadinya.

“Coba Anda tanya dulu deh sama anak buah Anda, benar nggak itu uang kapal sudah dikucurkan,” tanya Trenggono dalam unggahannya.

Trenggono kemudian memberikan penjelasan lebih rinci mengenai skema pendanaan proyek tersebut. Menurutnya, penting untuk memahami bahwa sumber dana berasal dari pinjaman luar negeri, bukan anggaran murni pemerintah.

“Yth Menteri Keuangan, supaya Anda paham dan cerdas, bahwa dana untuk pembangunan kapal tersebut bersumber dari pinjaman luar negeri dari pemerintah UK,” tegasnya.

Klarifikasi dan Respons dari Menteri Keuangan

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar