Adaptasi, menurutnya, tak akan jadi masalah besar. Ia sudah kenal dengan beberapa wajah di dalam skuad. Itu modal berharga untuk segera menyatu dan memberi dampak.
Di sisi lain, kebahagiaannya bisa bergabung dengan Persis Solo juga terasa. Klub dengan basis pendukung yang masif ini diyakininya sebagai salah satu yang terbesar di Indonesia. Sebuah tantangan sekaligus kehormatan.
Kini, semua mata tertuju padanya. Bisakah sang mantan pemain timnas ini menjadi penawar duka bagi suporter Persis dan menjadi senjata baru yang mereka tunggu-tunggu? Jawabannya hanya ada di lapangan.
Artikel Terkait
Insentif Mobil Listrik Habis, Pabrikan Ban Siap Rebut Pasar Lokal
Waspada Hujan Lebat dan Petir, BMKG Imbau Warga Jabodetabek Siaga Hari Ini
SRBI Menyusut Rp222 Triliun, BI Genjot Stabilisasi Rupiah dengan Beli SBN
Tony Ho Soroti Tantangan Berat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026