Adaptasi, menurutnya, tak akan jadi masalah besar. Ia sudah kenal dengan beberapa wajah di dalam skuad. Itu modal berharga untuk segera menyatu dan memberi dampak.
Di sisi lain, kebahagiaannya bisa bergabung dengan Persis Solo juga terasa. Klub dengan basis pendukung yang masif ini diyakininya sebagai salah satu yang terbesar di Indonesia. Sebuah tantangan sekaligus kehormatan.
Kini, semua mata tertuju padanya. Bisakah sang mantan pemain timnas ini menjadi penawar duka bagi suporter Persis dan menjadi senjata baru yang mereka tunggu-tunggu? Jawabannya hanya ada di lapangan.
Artikel Terkait
MNC Sky Vision Gelar Pesantren Kilat dan Santunan Anak Yatim di Jakarta Barat
Nadiem Bela Staf Khusus di Sidang Korupsi Chromebook
Pemerintah Tegaskan Belum Ada Rencana Revisi APBN Meski Harga Minyak Melonjak
Kitabisa Siapkan Halaman Khusus untuk Salurkan Gaji Wakil Ketua Komisi III DPR Hingga 2029