BI Proyeksikan Ekonomi Indonesia Melaju 5,7 Persen di 2026

- Rabu, 21 Januari 2026 | 17:40 WIB
BI Proyeksikan Ekonomi Indonesia Melaju 5,7 Persen di 2026

Bank Indonesia punya proyeksi yang cukup optimis untuk perekonomian nasional di tahun 2026. Angkanya diprediksi bakal bergerak di antara 4,9 hingga 5,7 persen. Kunci utamanya? Permintaan dalam negeri yang makin kuat, ditambah berbagai stimulus dari pemerintah yang terus digulirkan.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengakui, situasi global memang lagi tidak menentu. Ekonomi dunia melambat, pasar keuangan bergejolak. Tapi di tengah semua itu, Indonesia justru punya peluang untuk tumbuh lebih tinggi. Caranya ya dengan mengandalkan ketahanan ekonomi domestik.

"Pada tahun 2026 pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan meningkat dalam kisaran 4,9 sampai dengan 5,7 persen," ujar Perry dalam Rapat Dewan Gubernur BI, Rabu (21/1/2026).

"Ini ditopang oleh kenaikan permintaan domestik sejalan dengan berbagai kebijakan pemerintah dan berlanjutnya dampak positif dari bauran kebijakan Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi," tambahnya.

Sebelum melangkah ke 2026, ada tahun 2025 dulu. Untuk tahun depan, BI memperkirakan pertumbuhan akan berada di kisaran 4,7 hingga 5,5 persen. Menariknya, di triwulan terakhir 2025, laju ekonomi diprediksi lebih kencang. Pemicunya beragam, mulai dari membaiknya kepercayaan pengusaha, belanja pemerintah yang meningkat, sampai permintaan domestik yang terus menggeliat.

Nah, memasuki 2026, angin segar diperkirakan bakal makin terasa. Konsumsi rumah tangga dan investasi diproyeksi menguat. Tapi, menurut BI, program-program stimulus pemerintah harus benar-benar efektif. Tujuannya jelas: menciptakan lapangan kerja dan mendongkrak daya beli masyarakat.


Halaman:

Komentar