Kabar tentang model Denza terbaru yang akan masuk ke Indonesia mulai semakin jelas. Liu Xueliang, sang General Manager Asia Pacific Auto Sales Division BYD Auto, secara tak langsung mengonfirmasi rencana itu. Menurutnya, SUV hibrida premium itu akan segera menghampiri pasar Tanah Air.
Pernyataan itu disampaikan Liu di Zhengzhou, China, pada Kamis lalu. "Soal waktu pastinya, kami belum bisa beri detail. Tapi yang jelas, BYD ingin memuaskan konsumen Indonesia. Semua inovasi teknologi kami akan dimanfaatkan," ujarnya.
Dalam kunjungan ke fasilitas riset dan pengembangan BYD di China, sejumlah media Indonesia termasuk kami berkesempatan melihat langsung salah satu model andalan: Denza B5 PHEV. Yang menarik, mobil yang didemokan itu sudah menggunakan setir kanan.
Liu memang tak secara gamblang menyebut B5 sebagai model yang pasti datang. Namun begitu, dari pengamatan di lapangan, semuanya terasa sangat matang. "Anda sudah lihat sendiri teknologi kami di sini, terutama kemampuan DM-i untuk off road. Jadi, sangat mungkin kami bawa B5 ke Indonesia," paparnya lagi.
Di pasar domestik China, model ini lebih dikenal dengan nama Fangchengbao Bao 5. Tapi untuk pasar global, BYD memilih mengusung merek Denza, lini premium mereka, sebagai identitas barunya.
Artikel Terkait
Harga Hybrid Turun, Gelombang Hijrah dari Bensin Menguat
Prabowo Serukan Kampus Cetak SDM Unggul dan Berintegritas di Tengah Gejolak Global
Pabrik BYD Subang Siap Beroperasi, Target Produksi Kuartal I 2026
Balikpapan Berkisah: Dari Sumur Mathilda hingga Dapur Energi Masa Depan