Hizbullah Luncurkan Rudal ke Israel, Balasan Serang Wilayah Lebanon

- Senin, 02 Maret 2026 | 10:15 WIB
Hizbullah Luncurkan Rudal ke Israel, Balasan Serang Wilayah Lebanon

Suasana tegang di perbatasan Lebanon-Israel kembali memanas pada hari Minggu. Menurut laporan, kelompok Hizbullah meluncurkan sejumlah rudal dari wilayah Lebanon menuju Israel. Serangan ini bukanlah insiden biasa, melainkan sebuah aksi yang secara langsung terkait dengan ketegangan yang sedang meledak di kawasan itu.

Di sisi lain, aksi tembak-menembak ini terjadi di tengah situasi yang sudah sangat panas. Sejak hari Sabtu, sekutu utama Hizbullah, yaitu Iran, menjadi sasaran serangan gabungan dari Israel dan Amerika Serikat. Dengan menembakkan rudal, Hizbullah jelas hendak menunjukkan solidaritas dan memberikan dukungan militer kepada Tehran. Langkah ini, tak pelak, memperluas cakupan konflik yang tadinya lebih terfokus, dan berpotensi besar menggoyahkan pondasi stabilitas di Lebanon sendiri.

“Sebuah proyektil yang melintasi dari Lebanon ke wilayah Israel dicegat oleh Angkatan Udara Israel,” begitu bunyi pernyataan resmi militer Israel.

Mereka tak tinggal diam. Militer Israel langsung membalas dengan serangan balasan di wilayah Lebanon, termasuk di sekitar ibu kota Beirut. Respon yang cepat dan keras ini sepertinya sudah diantisipasi banyak pihak.

Memang, meski kondisinya sudah sangat melemah akibat gempuran Israel hampir tiap hari dalam setahun terakhir, Hizbullah tetaplah kekuatan proksi Iran yang paling kuat dan paling penting di Timur Tengah. Namun begitu, Israel sudah lebih dulu mengeluarkan peringatan keras. Sebelum menyerang Iran, mereka menyatakan bahwa jika Hizbullah membuka front pertempuran baru, maka Tel Aviv akan membalas dengan kekuatan penuh.

Kini, ancaman itu menjadi kenyataan. Rudal-rudal yang melintas itu bukan cuma proyektil biasa, melainkan sinyal bahwa konflik ini bisa dengan mudah merembet ke mana-mana. Situasinya benar-benar genting.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar