Wilayah operasi mereka tersebar di 15 kabupaten dan kota yang paling parah terdampak. Daerah seperti Aceh Tengah, Medan, Pidie Jaya, hingga Aceh Tamiang akan didatangi. Tentunya, mereka tidak dilepas begitu saja. Persiapan intensif dilakukan selama dua hari penuh, Senin dan Selasa, sebelum akhirnya diberangkatkan pada Rabu dan Kamis.
Amalia juga berpesan keras soal keselamatan. Di samping itu, profesionalisme dan integritas harus dijaga selama berinteraksi dengan masyarakat yang sedang terdampak.
"Kemudian juga mereka harus tetap menjaga kesopanan waktu menghadapi masyarakat," tegasnya.
Di sisi lain, dukungan logistik dari TNI AU dipastikan lancar. Komandan Lanud Halim Perdanakusuma, Marsekal Pertama TNI Erwin Sugiandi, menyatakan kesiapannya. Mereka tak hanya mengangkut barang bantuan, tapi juga memfasilitasi pergerakan tenaga relawan ke daerah yang membutuhkan.
"Saat ini kita dengan senang hati turut serta membantu," kata Erwin.
"Karena di sana pun tidak hanya barang saja yang dibutuhkan, namun tenaga manusia pun sangat dibutuhkan," pungkasnya.
Artikel Terkait
Persija Rekrut Fajar Fathur Rahman, Bek Sayap Andalan untuk Gempur Gelar Juara
Pembajakan Digital Ancam Industri Kreatif, Potensi Rugi Capai Rp30 Triliun
Bangkit! Seruan Tito Karnavian Pecah di Rapat Pemulihan Sumatera
Donat Ayam Klungkung hingga Klepon Mochi: Dough Darlings dari Bali Hadir Sementara di Jakarta