JAKARTA – Bagi Presiden Prabowo Subianto, kemajuan sebuah bangsa tidak bisa lepas dari penguasaan iptek. Itu sebabnya, menurutnya, kehadiran sekolah-sekolah unggulan semacam SMA Taruna Nusantara dinilai sangat krusial untuk masa depan Indonesia.
“Hanya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi kita dapat mencapai tingkat peradaban yang tinggi,” tegas Prabowo, Rabu (14/1/2026).
Dia melanjutkan, “Dengan begitu, kesejahteraan rakyat bisa terwujud. Kualitas hidup seluruh masyarakat Indonesia bisa lebih baik, jauh dari ancaman kemiskinan dan kelaparan.”
Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Prabowo melihat, pola serupa sudah lama diterapkan di banyak negara. Sekolah khusus yang menyiapkan calon-calon pemimpin dan ilmuwan ternyata menjadi tulang punggung pembangunan, baik di negara maju maupun yang sedang berkembang pesat.
Ambil contoh Inggris. Negeri itu sudah ratusan tahun punya tradisi sekolah unggulan. Malaysia pun tak kalah, dengan lebih dari 20 sekolah sejenis. Sementara di negara-negara maju lainnya, jumlahnya bisa mencapai puluhan bahkan ratusan.
Nah, SMA Taruna Nusantara sendiri sejak awal didirikan memang punya misi jelas: menjaring siswa berpotensi tinggi, lalu membinanya secara intensif. Tujuannya agar mereka cepat menguasai ilmu dan kelak jadi kader bangsa yang memberi kontribusi nyata.
Artikel Terkait
Amran Minta Rp5,1 Triliun untuk Bangkitkan Pertanian Sumatera yang Terendam Banjir
Tiga Provinsi Masuk Status Awas Menghadapi Hujan Lebat
Greenland Tegaskan Kesetiaan pada Denmark, Tolak Tawaran Akuisisi AS
Herdman Yakin Indonesia Bisa Tembus Perempat Final Piala Asia 2027