Di tengah hiruk-pikuk Jakarta, komedian legendaris Indro Warkop angkat bicara soal kasus yang menimpa rekan seprofesinya, Pandji Pragiwaksono. Pandji dilaporkan ke polisi karena materi komedinya di pertunjukan "Mens Rea" yang dituding menyinggung sejumlah pihak. Menanggapi hal ini, Indro tak bisa menyembunyikan rasa prihatinnya.
Baginya, fenomena pelaporan komedi ke ranah hukum itu jelas sebuah kemunduran. "Ya disayangkan," ujarnya dengan nada getir. "Ini sebuah kemunduran cara berpikir, itu saja sih. Bagaimanapun juga komedi itu (ekspresi)."
Indro menyampaikan itu saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat lalu. Ia lantas membandingkan zamannya dengan sekarang. Dulu, tekanan pada seniman biasanya datang langsung dari penguasa. Sekarang? Situasinya lebih rumit.
"Kita harus lebih banyak belajar deh," katanya. "Saya tertarik sama bahasanya Pak Mahfud MD yang lebih mengerti soal hukum. Jadi pada masa, kalau zaman saya pada penguasa. Kalau sekarang penguasa gunakan orang lain untuk dibenturkan kepada kita, ini kita harus hati-hati."
Artikel Terkait
Box Office Global 2025 Tembus Rp 560 Triliun, Didorong Film Asia dan Sekuel Hollywood
Fee Rp8 Miliar dan Potongan Pajak Rp60 Miliar di Balik OTT KPP Jakarta Utara
Minyak Venezuela: Ambisi AS yang Bisa Guncang Pasar Energi Global
Indonesia Blokir Grok, Jadi Negara Pertama yang Larang Chatbot Kontroversial Elon Musk