Di tengah hiruk-pikuk Jakarta, komedian legendaris Indro Warkop angkat bicara soal kasus yang menimpa rekan seprofesinya, Pandji Pragiwaksono. Pandji dilaporkan ke polisi karena materi komedinya di pertunjukan "Mens Rea" yang dituding menyinggung sejumlah pihak. Menanggapi hal ini, Indro tak bisa menyembunyikan rasa prihatinnya.
Baginya, fenomena pelaporan komedi ke ranah hukum itu jelas sebuah kemunduran. "Ya disayangkan," ujarnya dengan nada getir. "Ini sebuah kemunduran cara berpikir, itu saja sih. Bagaimanapun juga komedi itu (ekspresi)."
Indro menyampaikan itu saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat lalu. Ia lantas membandingkan zamannya dengan sekarang. Dulu, tekanan pada seniman biasanya datang langsung dari penguasa. Sekarang? Situasinya lebih rumit.
"Kita harus lebih banyak belajar deh," katanya. "Saya tertarik sama bahasanya Pak Mahfud MD yang lebih mengerti soal hukum. Jadi pada masa, kalau zaman saya pada penguasa. Kalau sekarang penguasa gunakan orang lain untuk dibenturkan kepada kita, ini kita harus hati-hati."
Artikel Terkait
Gus Ipul: Wacana Penebalan Bansos 2026 Masih Tahap Pembahasan, Tunggu Keputusan Presiden
AS Pertimbangkan Serangan Terbatas atau Blokade Maritim ke Iran
Bansos Tahap II 2026 Dijadwalkan Cair April, Menjangkau 18 Juta KPM
Bank Woori Saudara Optimalkan Strategi Pendanaan dan Kredit untuk Jaga Margin