Di tengah perburuan gelar yang makin panas, pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, justru terlihat tenang. Ia mengeluarkan pernyataan yang cukup realistis tentang peluang timnya. Bagi pelatih asal Brasil itu, kunci utama bukanlah mengawasi pergerakan rival, melainkan menjaga konsistensi internal skuad Macan Kemayoran. Fokusnya jelas: mainkan yang terbaik di setiap laga sisa.
Posisi Persija di klasemen sementara memang kuat. Mereka nangkring di peringkat kedua dengan 50 poin dari 23 pertandingan. Angka yang sama persis dengan sang pemuncak, Persib Bandung. Namun begitu, situasinya tak sesederhana itu.
Persib masih punya dua laga tunda di sakunya. Belum lagi keunggulan selisih gol yang mereka pegang. Artinya, meski poin sama, posisi Persija sebenarnya masih rentan. Di sisi lain, tekanan juga datang dari bawah. Borneo FC di peringkat ketiga dengan 46 poin terus mengintai, siap menyalip jika Persija lengah sedikit saja.
Jakmania tentu berharap Persib bisa terjegal di dua laga cadangannya itu. Tapi Souza punya pandangan lain.
"Saya pikir Jakmania, selalu support buat tim ini. Kita sudah punya target, target yang kita (ingin) capai tahun ini," ujar Souza usai kemenangan tipis 3-2 atas Malut United.
Namun begitu, pesannya tegas. Ia mengingatkan anak asuhnya dan juga suporter untuk tidak terlalu terobsesi pada hasil klub lain. Energi harus dipusatkan untuk hal yang bisa dikontrol: performa tim sendiri.
"Ya kita ada banyak masalah di dalam kompetisi ini. Dan tim yang lawan kita (Persib Bandung), saya tidak bisa kontrol itu. Kita harus memaksimalkan poin," sambungnya.
Ada nuansa filosofis dalam ucapan Souza berikutnya. Ia seolah menyerahkan sebagian takdir itu pada faktor di luar lapangan.
"Kalau dari Tuhan mau kita jadi juara tahun ini, pasti kita akan jadi juara. Kita tidak bisa kontrol Persib Bandung. Kita berjalan terus saja untuk memenangkan pertandingan,” imbuh pelatih itu.
Jalan menuju titel masih panjang. Dan ujian berat langsung menghadang. Persija dijadwalkan menjamu sang pengejar, Borneo FC, di Jakarta International Stadium (JIS) pada awal Maret nanti. Laga yang hasilnya bisa sangat menentukan arah angin di puncak klasemen. Souza dan anak buahnya jelas tak punya pilihan selain meraih poin penuh di depan pendukung sendiri.
Artikel Terkait
Produksi Beras Nasional Januari-Juli 2026 Diprediksi Turun 0,35 Persen, BPS Catat Penurunan Signifikan pada April
Rumah Hafiz Al-Quran Selamat dari Kebakaran Besar Pasar Jiung, Warga Sebut Keajaiban
Presiden Prabowo Tinjau Langsung Fasilitas Produksi Makanan Bergizi di Palmerah
Pemerintah Beri Insentif Pajak Hingga 0 Persen Bagi Eksportir yang Patuh Aturan Devisa Hasil Ekspor SDA