Prabowo Prihatinkan Situasi Tepi Barat, Khawatirkan Dampaknya terhadap Upaya Perdamaian Gaza

- Rabu, 25 Februari 2026 | 22:35 WIB
Prabowo Prihatinkan Situasi Tepi Barat, Khawatirkan Dampaknya terhadap Upaya Perdamaian Gaza

Di Istana Basman, Kota Amman, pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Raja Abdullah II dari Yordania membahas sebuah isu yang mendesak. Prabowo menyampaikan keprihatinannya yang mendalam. Bukan hanya soal Gaza, tapi juga situasi di Tepi Barat yang menurutnya mengkhawatirkan.

Pertemuan bilateral itu digelar Rabu lalu. Dan di sana, Prabowo secara terbuka menyuarakan kegelisahannya.

"Kami sangat prihatin terhadap masalah yang terjadi di Tepi Barat," ujarnya.

Lalu ia melanjutkan dengan nada yang lebih serius, "Kami merasa bahwa ini dapat mempengaruhi keberhasilan apa pun yang kami coba lakukan di Gaza."

Poinnya jelas: upaya menciptakan stabilitas di Gaza bisa saja terganggu oleh dinamika yang terjadi di wilayah Palestina lainnya. Semuanya saling terhubung. Menurut Prabowo, keberhasilan diplomasi dan aksi kemanusiaan di Gaza mustahil dicapai tanpa melibatkan negara-negara tetangganya. Itu sebabnya peran Yordania dianggap krusial.

Indonesia pun mendorong agar koordinasi dengan Kerajaan Hasyimiah itu diperkuat. Posisi geografis dan politik Yordania dinilai strategis untuk memantau situasi secara langsung.

"Kami berharap dapat memiliki kerja sama yang erat karena Anda adalah pihak paling dekat dengan persoalan Gaza," kata Prabowo kepada Raja Abdullah II.

Tak cuma itu, Prabowo juga menekankan pentingnya komunikasi yang intensif dan berkelanjutan antara kedua negara. Tujuannya agar respons terhadap setiap perkembangan di lapangan bisa cepat, tapi juga terukur. Ia ingin memastikan langkah-langkah yang diambil tidak reaktif semata.

"Indonesia ingin memastikan setiap langkah yang diambil tetap berada dalam kerangka solusi jangka panjang," tegasnya.

Pertemuan itu, pada akhirnya, lebih dari sekadar kunjungan diplomatik biasa. Ada sebuah urgensi yang coba diangkat, sebuah peringatan bahwa perdamaian di Gaza bisa saja rapuh jika api di Tepi Barat terus dibiarkan menyala.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar