Ayah dan Anak Resmi Jadi Tersangka Penganiayaan Tetangga di Cengkareng

- Rabu, 25 Februari 2026 | 23:20 WIB
Ayah dan Anak Resmi Jadi Tersangka Penganiayaan Tetangga di Cengkareng

Dua orang, ayah dan anak, kini resmi berstatus tersangka. Mereka adalah Dodo Siagian dan Nasio Siagian, yang diduga menganiaya tetangganya sendiri di kawasan Kapuk, Cengkareng. Kasus yang terjadi awal Februari itu mengancam mereka dengan hukuman penjara hingga lima tahun.

Menurut AKP Wisnu Wirawan, Kasie Humas Polres Metro Jakarta Barat, penetapan tersangka dilakukan setelah polisi menyelidiki kejadian pada Sabtu (7/2). “Kedua tersangka dikenakan pasal berlapis, pertama Pasal 262 KUHP sub Pasal 466 Ayat 1 KUHP, itu tentang kekerasan secara bersama-sama,” jelas Wisnu, Rabu (25/2/2026).

Setelah status hukumnya jelas, polisi langsung memanggil keduanya untuk dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan. Proses hukum pun mulai bergulir, dengan berkas perkara didaftarkan ke pengadilan.

Dari penyelidikan yang mendalam, penyidik merasa semua unsur pidana sudah terpenuhi. Bukti-bukti yang ada dianggap cukup kuat. “Dari hasil pemeriksaan dan penyidikan terakhir, itu sudah terpenuhi semua unsur pidana, kemudian dilakukan gelar lagi. Baru kemarin pada tanggal 24 (Februari) dilakukan penahanan terhadap kedua pelaku,” ucap Wisnu lebih lanjut.

Namun begitu, ada celah lain yang mungkin bisa ditempuh. Meski ancaman hukumannya berat, polisi membuka opsi penyelesaian lewat restorative justice atau keadilan restoratif. Tentu saja, ini bukan keputusan sepihak.

“Tapi, berdasarkan KUHAP baru ini, tidak menutup kemungkinan bisa dilakukan 'restorative justice'. Namun, ya tergantung bagaimana kesepakatan kedua belah pihak,” katanya menegaskan.

Di sisi lain, proses hukum formal tetap berjalan. Polisi tidak berhenti sampai di sini. Langkah selanjutnya adalah berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat untuk menyerahkan berkas perkara lengkap beserta kedua tersangka yang sudah ditahan.

Jadi, meski ada pintu mediasi yang terbuka, aparat penegak hukum tetap akan menyiapkan segala sesuatunya sesuai prosedur. Semuanya kini tergantung pada perkembangan dan kesepakatan para pihak yang bertikai.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar