Jakarta – Fabio Capello lagi-lagi bicara soal AC Milan. Pelatih legendaris asal Italia itu punya pendapat keras tentang kondisi tim yang ia pimpin dulu. Menurutnya, ada kelemahan mendasar yang masih menganga di skuad Rossoneri saat ini.
Dalam percakapannya dengan La Gazzetta dello Sport, Capello tak bertele-tele. Ia langsung menunjuk dua area yang bermasalah: pertahanan dan lini depan. Intinya, Milan butuh fondasi yang lebih kokoh di belakang dan ujung tombak yang lebih tajam di depan.
“Bagi saya, dia jelas bukan penyerang tengah,” tegas Capello, menyasar Rafael Leao.
Pernyataan itu sekaligus menjawab mengapa ia merasa Milan tak punya striker utama yang bisa diandalkan sejak menit pertama. Ia menyoroti kebiasaan pelatih Massimiliano Allegri yang lebih sering memainkan Füllkrug dari bangku cadangan. Itu, bagi Capello, adalah bukti nyata bahwa masalah striker belum terpecahkan.
Lalu, bagaimana dengan performa Leao yang sebenarnya cukup produktif? Statistiknya tidak buruk. Delapan gol di liga musim ini, menyamai total musim lalu, dan hanya selisih satu dari catatan musim 2023/24. Tapi bagi Capello, angka hanyalah angka.
Ia punya kriteria lain. Seorang penyerang tengah sejati, dalam pandangannya, harus bisa menjadi titik referensi. Harus mampu menahan bola, membuka ruang, dan menjadi sandaran bagi rekan-rekannya. Karakteristik yang, menurut Capello, tak dimiliki Leao.
Di sisi lain, ada juga kekhawatiran soal perubahan peran Leao. Pergeserannya dari sayap menjadi penyerang dalam formasi dua striker dianggap justru bisa membelenggu potensi terbaiknya. Belum lagi soal kondisi fisiknya yang belum seratus persen.
Leao dan Allegri sendiri mengakui, masalah otot adductor yang berkembang menjadi pubalgia membuat performanya fluktuatif dalam beberapa pekan terakhir. Ini tentu jadi faktor lain yang perlu dipertimbangkan.
Capello juga memberi peringatan. Ia khawatir Milan terlalu menguras energi hanya untuk mengejar rival sekotanya. Dalam perburuan gelar yang alot, stamina fisik dan mental di akhir musim seringkali jadi penentu. Itulah risiko yang harus diwaspadai.
Jadi, inti kritik Capello jelas. Milan butuh bek papan atas yang solid dan striker murni yang bisa jadi andalan. Tanpa itu, perjalanan mereka menuju puncak akan tetap terasa berat.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Peran Empat Tersangka Narkoba di Hiburan Malam New Zone Medan, dari Penyedia hingga Pengawas Razia
Gereja Katolik di Mimika Hangus Terbakar akibat Lilin Tak Dipadamkan
PBNU Kecam Kekerasan Seksual di Padepokan Pekalongan, Desak Proses Hukum Tuntas
Banjir Bandang dan Longsor di Bone Bolango, Seorang Warga Hanyut ke Laut Sebelum Berhasil Diselamatkan