Gelombang laporan ke polisi ini digulirkan oleh dua organisasi pemuda Islam besar: Angkatan Muda NU dan Aliansi Muda Muhammadiyah. Mereka merasa materi komedi Pandji sudah kelewat batas, bukan lagi sekadar lelucon biasa.
Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid, bersuara lantang soal alasan mereka.
"Kami melaporkan karena menurut kami ada pernyataan yang merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang publik," kata Rizki.
Intinya, bagi mereka, konten itu sudah masuk ranah penghinaan dan fitnah yang memicu keributan. Laporan resmi mereka sendiri sudah tercatat dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA sejak 8 Januari lalu.
Kini, bola ada di pihak penyidik. Semuanya tergantung hasil analisis barang bukti dan klarifikasi yang akan datang.
Artikel Terkait
Bobotoh Kepincut Kapten Persija, Rizky Ridho Jadi Rebutan Jelang Duel Klasik
OKI Kecam Israel: Pengakuan Somaliland Dinilai Langgar Kedaulatan Somalia
Kekejaman di Clay County: Seorang Pria Tewaskan Enam Orang, Termasuk Anak 7 Tahun
Diskon Pajak Bodong di Jakarta Utara, Skema Korupsi Ternyata Berulang