Gelombang laporan ke polisi ini digulirkan oleh dua organisasi pemuda Islam besar: Angkatan Muda NU dan Aliansi Muda Muhammadiyah. Mereka merasa materi komedi Pandji sudah kelewat batas, bukan lagi sekadar lelucon biasa.
Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid, bersuara lantang soal alasan mereka.
"Kami melaporkan karena menurut kami ada pernyataan yang merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang publik," kata Rizki.
Intinya, bagi mereka, konten itu sudah masuk ranah penghinaan dan fitnah yang memicu keributan. Laporan resmi mereka sendiri sudah tercatat dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA sejak 8 Januari lalu.
Kini, bola ada di pihak penyidik. Semuanya tergantung hasil analisis barang bukti dan klarifikasi yang akan datang.
Artikel Terkait
Pemerintah Percepat Pencairan Bansos Triwulan II 2026, Tunggu Data BPS
Trump Perintahkan Blokade Total Selat Hormuz, Harga Minyak Tembus USD100
Gus Ipul Imbau Kader NU Tenang dan Tak Terpengaruh Isu Jelang Muktamar 2026
Presiden Prabowo Bertolak ke Moskow untuk Pertemuan Strategis dengan Putin