Gus Yaqut, mantan Menteri Agama, kini resmi berstatus tersangka. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya dalam perkara dugaan korupsi kuota haji tahun 2024. Kabar ini langsung memantik perhatian publik.
Menanggapi penetapan itu, sikapnya justru terlihat kooperatif. Melalui kuasa hukumnya, Mellisa Anggraini, Gus Yaqut menyatakan akan menghormati penuh proses hukum yang sedang berjalan. Pernyataan itu dibacakan pada Jumat, 9 Januari 2026.
Menurut Mellisa, penghormatan itu bukan sekadar kata-kata. Kliennya telah memenuhi seluruh panggilan pemeriksaan. Dia datang, menjawab, dan transparan mengikuti prosedur. Semua itu dilakukan tanpa drama.
Tim hukumnya pun berjanji akan mendampingi dengan profesional. Setiap langkah hukum akan ditempuh sesuai koridor yang ada. Namun begitu, mereka juga punya harapan untuk pihak lain.
Artikel Terkait
Anggaran Aceh Tak Dipangkas, Prabowo Beri Lampu Hijau di Tengah Bencana
Medvedev Peringatkan Eropa dengan Video Serangan Rudal Hipersonik ke Ukraina
Waspada! Link Pendaftaran BSU 2026 Ternyata Hoaks, Kemnaker Tegaskan Belum Ada Kebijakan
Jerman Perketat Hukum untuk Hadang Gelombang Deepfake dan Pelecehan Digital