Dari kediamannya di Hambalang, Bogor, Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah cepat menanggapi musibah di Sumatera. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengabarkan bahwa Presiden akan membentuk Satuan Tugas khusus penanganan bencana. Ini merupakan respons atas banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Iya, bentuk Satgas Bencana,” tegas Prasetyo Hadi kepada awak media, Selasa (6/1) siang tadi.
Ia menyampaikan hal itu usai menghadiri Taklimat Awal Tahun. Menurutnya, keputusan siapa yang akan memimpin satgas itu masih menunggu keputusan akhir dari Presiden Prabowo.
“Rencananya nanti mungkin di sesi yang malam itu akan beliau sampaikan. Nanti malam ini baru mau diputuskan oleh beliau,” ujar Prasetyo. “Kita update lagi setelah selesai,” tambahnya.
Di sisi lain, kabar duka terus berdatangan dari lapangan. Korban jiwa akibat bencana alam di tiga provinsi itu ternyata masih bertambah. Data terbaru dari BNPB per Selasa (6/1) mencatat angka korban meninggal mencapai 1.178 jiwa. Jumlah yang sungguh memilukan.
“Progres pencarian dan pertolongan, korban jiwa saat ini yang paling dominan ada di Aceh, 543 jiwa,” jelas Abdul Muhari, Kepala Pusat Data BNPB.
Artikel Terkait
Suzuki e Vitara Siap Meluncur, Garapan Listrik Pertama di Indonesia
Waspada Guyuran Siang Ini, Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Sedang
Masjid Negara IKN Ditargetkan Siap Sambut Ramadan 1447 H
Prasetyo Hadi Tegaskan Anggaran Rp60 Triliun untuk Pascabencana Bukan Anggaran Mati