Namun begitu, di tengah bentrokan, ada juga sinyal diplomatik. STC menyatakan menyambut baik tawaran dialog dari Arab Saudi. Mereka menyebutnya sebagai "kesempatan nyata" yang bisa melindungi aspirasi rakyat Yaman selatan.
Di lapangan, kehidupan warga mulai berangsur normal. Sumber-sumber lokal melaporkan aktivitas di Hadhramaut, khususnya di Kota Seiyun, sudah perlahan kembali seperti biasa. Bahkan Gubernur Hadhramaut, Salem Ahmed Said Al Khanbashi, sudah bisa mendarat di bandara Seiyun setelah wilayahnya aman.
Tapi jangan salah, ketegangan belum sepenuhnya reda. Di tempat lain di selatan, perselisihan masih terjadi. Pemerintah Yaman secara resmi mengeluarkan pernyataan keras menuding STC melakukan pembatasan pergerakan di Aden, kota pelabuhan utama. Mereka dituduh menghalangi pelancong masuk, bahkan menahan keluarga dan orang sakit yang butuh perawatan mendesak.
Di sisi lain, ada sedikit kabar baik. Bandara Internasional Aden, yang sempat ditutup total Kamis pekan lalu, kini sudah mulai beroperasi kembali. Beberapa penerbangan sudah bisa lepas landas dan mendarat. Ini setitik harapan di tengah situasi yang masih sangat rentan.
Artikel Terkait
Satgas Beri Peringatan Terakhir ke 20 Perusahaan Sawit dan Tambang Penunggak Denda
Target 82,9 Juta Penerima: Program Makan Bergizi Gratis Pacu Kualitas Jelang 2026
Rizki Juniansyah Naik Jadi Kapten, 52 Medali SEA Games TNI Dibayar Kenaikan Pangkat
Pohon-Pohon Bercerita: Video Mapping Meriahkan Malam di Sesar Lembang