Namun begitu, di tengah bentrokan, ada juga sinyal diplomatik. STC menyatakan menyambut baik tawaran dialog dari Arab Saudi. Mereka menyebutnya sebagai "kesempatan nyata" yang bisa melindungi aspirasi rakyat Yaman selatan.
Di lapangan, kehidupan warga mulai berangsur normal. Sumber-sumber lokal melaporkan aktivitas di Hadhramaut, khususnya di Kota Seiyun, sudah perlahan kembali seperti biasa. Bahkan Gubernur Hadhramaut, Salem Ahmed Said Al Khanbashi, sudah bisa mendarat di bandara Seiyun setelah wilayahnya aman.
Tapi jangan salah, ketegangan belum sepenuhnya reda. Di tempat lain di selatan, perselisihan masih terjadi. Pemerintah Yaman secara resmi mengeluarkan pernyataan keras menuding STC melakukan pembatasan pergerakan di Aden, kota pelabuhan utama. Mereka dituduh menghalangi pelancong masuk, bahkan menahan keluarga dan orang sakit yang butuh perawatan mendesak.
Di sisi lain, ada sedikit kabar baik. Bandara Internasional Aden, yang sempat ditutup total Kamis pekan lalu, kini sudah mulai beroperasi kembali. Beberapa penerbangan sudah bisa lepas landas dan mendarat. Ini setitik harapan di tengah situasi yang masih sangat rentan.
Artikel Terkait
Pemerintah Tegaskan WFH untuk Swasta Hanya Imbauan, Bukan Kewajiban
Heineken Gelar Kampanye Fans Have More Friends, Tawarkan 7 Tiket ke Final Liga Champions
Danantara Jelaskan Alasan Mayoritas Operator PLTSa Berasal dari China
Donnarumma Bantah Isu Minta Bonus, Ungkap Luka Terbesar Setelah Italia Gagal ke Piala Dunia