Geliat Bali jelang Natal dan Tahun Baru mulai terasa. Dinas Pariwisata setempat mencatat, lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara sudah mulai terjadi sejak pertengahan Desember lalu. Kalau biasanya angka hariannya berkisar di 17 ribu, sekarang sudah menyentuh 20 ribu orang per hari.
“Sebetulnya sejak tanggal 14 Desember sudah ada peningkatan, untuk wisatawan asing sudah berada di atas 20 ribu per hari,” ungkap Kepala Dispar Bali, I Wayan Sumarajaya.
“Demikian juga wisatawan nusantara sudah ada kenaikan sejak tanggal 19 Desember ini,” tambahnya.
Ia punya harapan besar untuk momen Nataru ini. “Kami berharap bahwa jelang Nataru ada peningkatan kedatangan wisatawan asing maupun nusantara, mudah-mudahan ini bisa berlanjut sampai tahun baru,” sambung Sumarajaya.
Namun begitu, beredar kabar yang menyebut Bali justru sepi di musim liburan ini. Menanggapi hal itu, Sumarajaya punya penjelasan. Menurutnya, narasi itu mungkin muncul karena orang membandingkan dengan musim tinggi. Padahal, fluktuasi adalah hal yang wajar.
“Kalau ritme kehadiran wisatawan per tahun memang di Bali ada yang high dan low season. Kita high season ada di Juni, Juli, Agustus, September,” jelasnya.
“Setelah itu memang ada penurunan secara alami, tapi tidak begitu tajam dan itu biasa dari tahun ke tahun. Nanti menjelang Nataru naik kembali,” ujar Sumarajaya.
Artikel Terkait
Dua Pilot Tewas, Puluhan Luka dalam Kecelakaan Pesawat Air Canada dengan Truk Pemadam di Bandara LaGuardia
KPK Tunggu Hasil Tes Kesehatan untuk Kembalikan Yaqut ke Rutan
Mudik Lebaran 2026: 4,41 Juta Penumpang Melalui Bandara, Soekarno-Hatta Paling Padat
Kereta Cepat Whoosh Angkut 185 Ribu Penumpang di Awal Arus Mudik 2026