Kalau kita lihat performa bulan Oktober saja, gambaran ini makin jelas. Rusia mencatat surplus perdagangan barang 11,1 miliar dolar AS untuk bulan itu.
Tapi, defisit jasa juga membesar menjadi 4,4 miliar dolar AS.
Yang menarik, surplus perdagangan barang di bulan Oktober itu ternyata turun 2,6 miliar dolar AS dibandingkan bulan September. Jadi, penurunannya berlanjut dari bulan ke bulan.
Data-data ini, meski menunjukkan angka-angka yang tetap besar, mengisyaratkan pergeseran dalam perekonomian Rusia. Impor jasa yang meningkat perlahan menggerus keunggulan dari ekspor barang mereka.
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran 2026 Meningkat 9,23%, Lebih dari 10 Juta Orang Gunakan Angkutan Umum
Manchester City Juara Piala Liga Inggris ke-9 Usai Kalahkan Arsenal 2-0
Ivan Kolev Kritik Maraknya Naturalisasi di Timnas Indonesia
Prabowo Tegaskan Perjanjian Dagang dengan AS Tak Korbankan Kepentingan Nasional