“Pendistribusiannya harus kita atur sedemikian rupa agar kondisi pasar kondusif, harga stabil, dan tidak memicu gejolak.”
Guntur sendiri tampak optimis. Menurutnya, harga cabai kemungkinan besar akan terjaga hingga akhir tahun. Pasokan, kata dia, tidak bergantung pada satu daerah saja. Melainkan datang dari berbagai penjuru sentra produksi nasional.
“Untuk menghadapi Nataru, kemungkinan harga cabai masih tetap terkontrol aman,” katanya meyakinkan.
Ia pun punya alasan. Saat ini, panen dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat sudah mulai melimpah ruah. Belum lagi tambahan pasokan dari Sulawesi Selatan dan tentu saja, Aceh. Dengan kondisi seperti ini, harapannya momen pergantian tahun bisa dilalui dengan tenang, tanpa kekhawatiran soal harga cabai yang melambung tinggi.
“Jadi insyaallah nanti sampai Nataru harga terkontrol aman,” pungkas Guntur.
Artikel Terkait
Perminas Resmi Diresmikan, Fokus Garap Tanah Jarang yang Terpendam
Jelajah Hainan: Liburan Tanpa Visa Mulai Rp 4,1 Juta
Garuda Futsal Siap Hadang Jepang di Indonesia Arena
Roy Suryo Sindir Jokowi: Ke Makassar Bisa, ke Sidang di Solo Tak Berani?