Trump sendiri menjanjikan penghematan yang besar. Dia bilang obat-obatan yang banyak digunakan akan lebih terjangkau, meski angka pastinya belum disebutkan. Janji ini tentu ditunggu banyak pihak. Soalnya, selama ini pasien di AS terbebani harga obat resep yang selangit bisa sampai tiga kali lipat lebih mahal dibanding negara maju lain. Tekanan Trump agar harga disamakan dengan negara lain akhirnya membuahkan hasil.
Namun begitu, detail teknis setiap kesepakatan masih belum sepenuhnya jelas. Yang sudah dipastikan pejabat, perjanjian ini mencakup pemotongan harga tunai langsung ke konsumen untuk obat-obatan tertentu. Nantinya, obat-obatan itu berpotensi dijual lewat situs web TrumpRx.gov. Sebagai imbalannya, perusahaan-perusahaan farmasi itu bakal mendapat keringanan: pengecualian tarif selama tiga tahun ke depan.
Langkah ini bisa dibilang gebrakan. Tapi, bagaimana implementasinya nanti, kita lihat saja.
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran 2026 Meningkat 9,23%, Lebih dari 10 Juta Orang Gunakan Angkutan Umum
Manchester City Juara Piala Liga Inggris ke-9 Usai Kalahkan Arsenal 2-0
Ivan Kolev Kritik Maraknya Naturalisasi di Timnas Indonesia
Prabowo Tegaskan Perjanjian Dagang dengan AS Tak Korbankan Kepentingan Nasional